KKB Papua
Lagi-lagi, Dunia Pendidikan Jadi Korban Ulah KKB di Papua
Kelompok kriminal bersenjata (KKB) tak henti-hentinya membuat onar di wilayah pegunungan Papua.
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Kelompok kriminal bersenjata (KKB) tak henti-hentinya membuat onar di wilayah pegunungan Papua.
Selain menyasar warga sipil dan TNI-Polri, KKB Papua juga sering kali melampiaskan kemarahannya dengan membakar sejumlah fasilitas umum.
Satu di antara fasilitas umum tersebut adalah gedung sekolah.
Gedung sekolah yang seharusnya di jaga agar anak-anak Papua dapat belajar dan menggapai mimpinya musnah akibat kebrutalan KKB tersebut.
Baca juga: Aktivitas Bandara Ilaga Terhenti akibat Serangan KKB Papua, Perumahan Guru Dibakar
Berikut sederet kasus pembakaran gedung sekolah oleh KKB:
1. Kabupaten Pegunungan Bintang
Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua melakukan pembakaran fasilitas umum seperti Puskesmas, pasar, bank, hingga sekolah di Distrik Kiwirok.
Diketahui, KKB tersebut pimpinan Lamek Alipky Taplo atau Lamek Taplo.
Sebelum dilakukan pembakaran, KKB tersebut terlibat kontak tembak dengan personel Pos Kiwirok Satgas Pamtas 403/WP.
Akibat insiden baku tembak itu, seorang personel Pos Pamtas Yonif 403/Wirasada Pratista Yogyakarta, Prada Ansar mengalami luka tembak pada lengan kanan.
2. Kabupaten Intan Jaya
Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) dilaporkan membakar gedung sekolah satu atap SD-SMP di Hitadipa pada Rabu (30/3/2022) sore.
Undius Kogoya dan Aibon Kogoya disebut sebagai dalang pembakaran tersebut hingga menganiaya dua warga sipil di Distrik Hitadipa, Kabupaten Intan Jaya, Papua.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/distrik-kiwirok.jpg)