Hukum & Kriminal

Polisi Selidiki Mayat Perempuan Tanpa Identitas, Belum Diketahui Penyebab Kematian

Kepolisian Resor Jayapura masih menyelidiki kasus penemuan mayat salah seorang wanita tanpa identitas di Kampung Nendali

Penulis: Putri Nurjannah Kurita | Editor: Musa Abubar
Istimewa
Ilustrasi Jenazah 

Laporan Tribun-Papua.com, Putri Nurjannah Kurita

TRIBUN-PAPUA.COM, SENTANI - Kepolisian Resor Jayapura masih menyelidiki kasus penemuan mayat salah seorang wanita tanpa identitas di Kampung Nendali, Distrik Sentani Timur

Mayat itu ditemukan di salah satu bangunan pondasi rumah yang berada di Kampung Nendali, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura pada Sabtu (21/5/2022).

Baca juga: Jenderal Andika Perkasa Sowan ke Gus Yahya dan Petinggi NU, Ada Apa?

"Jenazah sulit dikenali karena wajahnya sudah mulai rusak, ciri-ciri jenazah memakai cincin emas di jari manis tangan kanan, kaos polo shirt hitam kebiruan dan memakai celana jeans biru,"kata Kasat Reskrim Iptu Muhammad Rizka kepada Tribun-Papua.com, Senin (23/5/2022).

Menurut dia, hingga kini belum diketahui penyebab kematian, masih dalam penyelidikan.

Baca juga: Cak Imin Mau Gabung KIB Asal Diusung Jadi Capres, PPP: Nanti Dimusyawarahkan

Dengan kasus ini, kepolisian menyampaikan bahwa apabila kehilangan sanak saudara khususnya wanita agar dilaporkan.

Ia menjelaskan, awalnya mayat itu ditemukan oleh dua orang yang berkendara lalu berhenti untuk buang air kecil.

Kala itu, dua orang itu melihat mayat wanita ini dalam posisi terlentang hanya memakai baju atau switer.

Baca juga: Dinkes Kabupaten Jayapura Dukung Kongres AMAN, Siapkan Tim Kesehatan hingga Cegah Malaria

Ia menyebut, dua saksi itu langsung melaporkan kasus itu Mapolsek Sentani Timur, tim INAFIS langsung melalukan olah TKP.

Ia menambahkan, kini jenazah sudah dievakuasi ke rumah sakit Bhayangkara untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.(*)

Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved