Pilpres 2024
Lengserkan PDIP, Nasdem Gagalkan Koalisi Prabowo Subianto dan Puan Maharani, Hasto Buka Suara
Pertemuan Prabowo dengan Paloh membuka ruang kemungkinan yang sangat lebar bagi peta politik akan datang.
Ternyata pertemuan Gerindra-Nasdem tersebut ditanggapi baik oleh PDIP.
Baca juga: Cucu Sang Proklamator Makin Dijagokan Jadi Penerus Jokowi, Ini Sosoknya
PDIP menyambut baik pertemuan politik kedua tokoh tersebut.
PDIP berharap pertemuan politik kedua tokoh parpol tersebut dapat meningkatkan kualitas demokrasi dan membawa wajah kekuasaan untuk rakyat.
Demikian Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto dalam wawancaranya dengan Jurnalis KOMPAS TV Dipo Nurbahagia, Kamis (2/6/2022).
“Bagi PDI Perjuangan pertemuan di antara para ketum parpol, merupakan hal yang positif sebagai bagian dari tradisi demokrasi berdasarkan Pancasila,” ucap Hasto.
“Karena itu lah kami berharap agar setiap pertemuan betul-betul dapat membahas berbagai persoalan bangsa dan negara.
Meningkatkan kualitas demokrasi dan membawa wajah kekuasaan untuk rakyat,” ujarnya.
Lantas bagaimana dengan PDI Perjuangan, Hasto mengatakan skala prioritas partainya saat ini adalah membantu sepenuhnya pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin.
“Bagi PDI Perjuangan, skala prioritas kami adalah membantu sepenuhnya jalannya pemerintahan Jokowi-Ma’ruf di dalam mengatasi berbagai dampak pandemi, bergerak ke bawah menyatu dengan kekuatan rakyat,” ujarnya.
Baca juga: Geser Jokowi, Prabowo Subianto Gaet Pengusaha Media Berkoalisi, Ini Sosoknya
Sebab, kata Hasto, bagi PDI Perjuangan kerjasama dengan partai politik saat ini belum menjadi momen tepat.
“Kaitan dengan kerjasama parpol sebagai mana diatur di dalam budaya politik kita, sistem politik kita akan dilakukan pada momentum tepat, mengingat saat ini KPU belum menetapkan tahapan pemilu 2024,” kata Hasto.
“Lebih baik kita gunakan energi untuk membangun prestasi bagi bangsa dan negara, jangan membawa kontestasi pemilu terlalu dini,” ujarnya.
Sebagaimana diberitakan, Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menggelar pertemuan politik kemarin.
Dalam pertemuan, kedua pemimpin parpol tersebut tidak menutup kemungkinan untuk bermitra di Pilpres 2024. (*)