Sosok
KISAH Jenderal Dudung, Pernah Pimpin Dua Tim Khusus dalam Operasi Timor Timur
Jenderal Dudung tercatat pernah terjun ke medan pertempuran di Timor Timur periode 1988-1991. Kisahnya mengharukan..
“Akan tetapi, komandan waktu itu, Kapten Edison (Akmil 1985), entah menilai fisik saya kuat atau alasan apa, dia memilih saya masuk dalam tim khusus dan bahkan memimpin tim itu,” ujar Dudung.
Tim khusus dalam medan operasi biasanya ditunjuk karena prestasinya.
Dudung yang notabene kala itu perwira remaja tentu belum mencatatkan prestasi.
Apalagi, ia sampai ditunjuk memimpin tim khusus yang beranggotakan 12 orang.
Baca juga: Masih Ingat AKBP Untung Sangaji? Kini Kapolres Merauke Ultah ke-57 Dikejutkan Anggotanya
“Rupanya memang dipilih dari masih awal penetapan. Belum kelihatan keahliannya. Mungkin saya dikenal dengan fisik yang kuat atau apa saya tidak tahu,” ungkap Dudung.
Belakangan diketahui ternyata anggota tim khusus dipilih dari beberapa personel dari fisik dan pengalaman yang lebih dari yang lain.
“Timsus ini bergerak apabila tim yang biasa mengalami hambatan atau mengalami kontak senjata. Pada proses pengejaran, saya ditunjuk lagi menjadi Timsus Casador,” imbuh dia. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kisah Jenderal Dudung Pimpin Tim Khusus ‘Ataka’-‘Casador’ dalam Operasi Timor Timur"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/ksad-jenderal-dudung-abdurachman-saat-memimpin-apel.jpg)