Tribun Militer

Paspampres Aniaya Sekuriti, Jenderal Andika Perkasa Bereaksi Keras

Kasus ini pun membuat Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa murka. Pelaku diketahui bernama Serda Rizal Patoni Prananda Yusuf.

Istimewa
Panglima TNI, Jenderal Andika Perkasa. 

TRIBUN-PAPUA.COM - Seorang sekuriti Green Pramuka City, Marwoko Setiawan diduga dianiaya anggota Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) di Jakarta Pusat, pada 28 April 2022.

Pelaku diketahui bernama Serda Rizal Patoni Prananda Yusuf.

Penganiayaan itu pun viral di media sosial.

Kasus ini pun membuat Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa murka.

Ia meminta anggotanya menjerat Serda Rizal dengan pasal berlapis.

Baca juga: Praka AKG Bikin Geger, Ketangkap Jual Amunisi ke KKB Papua demi Uang Rp 2 Juta: Ampun Ndan!

Dalam penanganan kasus tersebut, Andika bahkan telah menggelar rapat bersama Oditur Jenderal (Orjen) TNI Marsekal Muda Reki Irene Lumme.

“Untuk kasus penganiayaan terhadap anggota. Kasus yang di Jakarta ini, yang baru, sekuriti Green Pramuka City atas nama Saudara Marwoko Setiawan, yang terjadi pada 28 April,” kata Reki, dikutip dari Youtube Jenderal TNI Andika Perkasa, Kamis (9/6/2022).

“Pelakunya adalah Serda Rizal Patoni Prananda Yusuf, anggota Wal Paspampres, saat ini udah ditahan oleh Pomdam Jaya dan masih dalam penyidikan,” sambung dia.

Setelah menerima paparan Reki, Andika meminta agar Serda Rizal tidak hanya dikenakan pasal penganiayaan.

“Jadi ini, tunggu, jangan sampai pasalnya hanya penganiayaan. Karena apa? Dia kan bawa senjata. Jadi pasalnya semua yang ada kaitannya kenakan,” tegas Andika.

Baca juga: Oknum TNI Ditangkap di Bandara Sentani, Bawa 42 Butir Amunisi: Duka jadi Alasan Tinggalkan Markas

Andika berharap seluruh anggota TNI yang terlibat pelanggaran hukum dapat dikenakan pasal sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Hal ini bertujuan untuk memberikan hukuman yang maksimal.

Dalam kesempatan ini, Reki juga melaporkan mengenai kasus perselisihan dan penodongan menggunakan senjata airsoft gun oleh anggota TNI AU terhadap prajurit TNI AD di Sragen Jawa Tengah.

Terkait kasus ini, Andika juga meminta agar dikenakan pasal sesuai perundang-undangan yang berlaku.

"Ya itu tadi sama, semua pasal yang bisa dikaitkan, kaitkan, termasuk senjata,” imbuh dia. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Panglima TNI Minta Anggota Paspampres Penganiaya Sekuriti Dikenakan Pasal Berlapis",

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved