PDAM Jayapura

HUT PDAM Jayapura, Entis Sutisna Ngulik Sejarah Air Minum: Sudah Ada Sejak Zaman Sekutu!

PDAM Jayapura dulunya dibangun oleh Angkatan Darat Amerika Serikat untuk memenuhi kebutuhan air prajurit yang mendarat di Jayapura.

Editor: Roy Ratumakin
Humas PDAM Jayapura
Direktur Utama PDAM Jayapura, Entis Sutisna. 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Ada hal menarik dalam pelaksanaan HUT ke-30 PDAM Jayapura dimana Direktur Utama PDAM Jayapura Entis Sutisna mengulik soal sejarah ketersediaan air di Jayapura, Papua.

Menurut Entis Sutisna, sistem penyediaan air minum (SPAM) dibangun oleh Angkatan Darat Amerika Serikat untuk memenuhi kebutuhan air prajurit yang mendarat di Jayapura.

Pada tahun 1945-1963, kata Entis Sutisna, SPAM tersebut diambil alih oleh Kerajaan Belanda yang bernama Resident Water Staat Dienst (RWD).

Baca juga: HUT Ke-30 PDAM Jayapura, Begini Sejarah Awal Pelayanan Air Bersih bagi Masyarakat

“Jadi, keberadaan PDAM Jayapura tidak terlepas dari sejarah era zaman sebelum Indonesia merdeka,” kata Entis saat Senam Sehat bersama Tukang Ledeng Jayapura di Venue Layar Eks PON XX, Lantamal X Jayapura, Sabtu (18/6/2022).

Memasuki tahun 1964-1983, SPAM tersebut dikelola oleh Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Jayapura, lalu pada tahun 1984 penyediaan air bersih dikelola per distrik.

 

 

“Sampai pada 20 Juni 1992, terdapat peralihan status dari BPAM menjadi PDAM,” ujarnya.

"Itulah cikal bakal mengapa 20 Juni setiap tahunnya, dirayakan sebagai HUT PDAM Jayapura,” sambungnya.

Baca juga: HUT PDAM Jayapura, Komitmen Bersama Tingkatkan Pelayanan Prima Bagi Masyarakat

Dikatakan, pada dasarnya, PDAM telah melayani penyediaan air bersih selama lebih dari 78 tahun sejak diinisiasi oleh Sekutu saat mendarat di Jayapura.

Sekadar diketahui, pada Februari 2010 terjadi Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemerintah Kabupaten Jayapura dan Pemerintah Kota Jayapura.

MoU tersebut menandakan, PDAM Jayapura menjadi kepemilikan bersama. Dari 420 PDAM di Indonesia, hanya ada 6 perusahaan daerah yang dimiliki bersama oleh dua pemerintah daerah. (*)

Sumber: Tribun Papua
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved