Virus Corona di Papua
Update Virus Corona di Papua dan Papua Barat hingga Selasa 21 Juni 2022: Total Kasus Capai 80.200
Berikut ini jumlah total kasus Covid-19 hingga hari ini, Selasa (21/6/2022) untuk provinsi Papua dan Papua Barat.
TRIBUN-PAPUA.COM - Berdasarkan data dalam 24 jam terakhir hingga Selasa (21/6/2022), jumlah kasus secara nasional masih bertambah sejak kasus pasien pertama terinfeksi Covid-19 diumumkan pada 2 Maret 2020.
Jumlah kasus positif dikonfirmasi berdasarkan pemeriksaan dengan metode polymerase chain reaction (PCR).
Berikut ini jumlah total kasus Covid-19 hingga hari ini, Selasa (21/6/2022) untuk provinsi Papua dan Papua Barat:
Baca juga: Perubahan Iklim Sebabkan Penyakit Seperti Covid-19, Ini Penjelasanya
Papua
Positif: 48.651
Sembuh: 48.002
Meninggal: 579
Papua Barat
Positif: 31.549
Sembuh: 31.129
Meninggal: 382
Gejala Omicron BA.4 dan BA.5
Penyebaran subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 telah dikonfirmasi masuk ke Indonesia sejak awal Juni 2022.
Subvarian Omicron itu diyakini sebagai penyebab naiknya kasus Covid-19 di Tanah Air satu minggu belakangan.
Bahkan jumlahnya tercatat sudah melewati 1.000 kasus.
Menyoroti kenaikan kasus tersebut, lantas separah apa gejala Omicron BA.4 dan BA.5?
Baca juga: Sebut Virus Hendra Lebih Berbahaya Dibanding Covid-19, Epidemiolog Ungkap Penyebab dan Gejalanya
"Gejalanya sebetulnya hampir sama seperti varian Omicron yang sebelumnya. Jadi mirip-mirip," jelas Prof. Zubairi Djoerban, Ketua Satgas Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) melalui video singkat di akun Instagramnya, @profzubairi, baru-baru ini.
Ada pun beberapa gejala yang dirasakan pasien Covid-19 akibat subvarian tersebut adalah batuk, pilek, bersin-bersin, hidung meler, hidung tersumbat dan terkadang bisa menyebabkan meriang.
Sementara itu, jika gejalanya berskala sedang, pasien dapat merasakan keluhan seperti hilangnya indra perasa, penciuman, hingga sesak napas.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/ilustrasi-masker.jpg)