Pemekaran Papua

Masyarakat Timika Ancam Tutup PT Freeport Bila DPR Tetapkan Nabire Ibu Kota Provinsi Papua Tengah

Massa ancam tutup area PT Freeport Indonesia bila DPR dan pemerintah pusat tidak menetapkan Timika jadi ibu kota Provinsi Papua Tengah.

Tribun-Papua.com/Marselinus Labu Lela
DEMONSTRASI - Kantor DPRD Kabupaten Mimika masih diduki massa hingga pukul 13.00 WIT, Kamis (30/9/2022). Mereka mendesak DPR dan pemerintah pusat harus memutuskan Timika jadi ibu kota Provinsi Papua Tengah. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Marselinus Labu Lela

TRIBUN-PAPUA.COM, TIMIKA - Kantor DPRD Kabupaten Mimika masih diduki massa hingga pukul 13.00 WIT, Kamis (30/9/2022).

Mereka mendesak DPR dan pemerintah pusat harus memutuskan Timika jadi ibu kota Provinsi Papua Tengah.

Diketahui, tiga Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Papua akan disahkan menjadi undang-undang (UU) hari ini, Kamis (30/6/2022).

Baca juga: BREAKING NEWS: Ratusan Warga Unjuk Rasa, Tuntut Ibu Kota Papua Tengah di Timika

Baca juga: Nabire Bakal jadi Ibu Kota DOB Papua Tengah, Mesak Magai Klaim Siapkan Kantor Gubernur Sementara

"Kami minta DPR RI pertimbangkan keputusan ibu kota Papua Tengah agar polemik tidak terjadi. Kalau ibu kotanya di Nabire maka kami akan tutup operasional PT Freport Indonesia," ujar Yohanes Kum, Kepala Suku Kabupaten Puncak.

Melalui Tribun-Papua.com, ia berpesan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mengintervensi penentuan Timika jadi ibu kota Provinsi Papua Tengah

"Ini ada apa. Jangan permainkan kami. Intinya kami minta ibu kota Provinsi Papua Tengah ada di Timika. Kami berjuang sejak lama dan DPR  RI jangan seenanknya mengambil keputusan sepihak," ungkapnya.

Baca juga: Tuntut Timika Jadi Ibu Kota Provinsi Papua Tengah, Massa Demo Menuju Kantor DPRD

Pantauan Tribun-Papua.com, massa masih berorasi di halaman Kantor DPRD Mimika.

Mereka menyampaikan aspirasi sembari menunggu hasil pengesahan tiga UU tentang Daerah Otonomi Baru (DOB) di Papua. (*)

Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved