Info Jayapura

Peringati HUT PI dan Pendidikan Kristen, Warga Arak Obor Injil dari Netar Hingga Asei

Prosesi Obor Perayaan ibadah syukur injil masuk di Pulau Asei ke-94 diarak menggunakan perahu dari Kampung Netar

Penulis: Putri Nurjannah Kurita | Editor: Musa Abubar
Tribun-Papua.com/Putri Nurjannah Kurita
Prosesi Obor Perayaan ibadah syukur injil masuk di Pulau Asei ke-94 diarak menggunakan perahu dari Kampung Netar. Perayaan hari ulang tahun (HUT) Pekabaran Injil (PI) dan Pendidikan Kristen ke-94 di Ohey Heram, Kampung Asei, Distrik Sentani Timur. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Putri Nurjannah Kurita

TRIBUN-PAPUA.COM, SENTANI - Prosesi Obor Perayaan ibadah syukur injil masuk di Pulau Asei ke-94 diarak menggunakan perahu dari Kampung Netar.

Perayaan hari ulang tahun (HUT) Pekabaran Injil (PI) dan Pendidikan Kristen ke-94 di Ohey Heram, Kampung Asei, Distrik Sentani Timur.

Baca juga: Perekaman KTP elektronik di Papua Alami Peningkatan, Ribka: Kami Masih Terus Genjot

Rombongan menggunakan tiga perahu, Obor Injil dipegang oleh Kepala Suku Enabu (Koselo), Erick Wally mewakili Ondofolo, Yan Pieter Eba Wally, Jumat (1/7/2022).

Pantauan Tribun-Papua.com, Obor Injil diterima oleh perwakilan Badan Pekerja AM Sinode GKI di Tanah Papua, Pendeta Absalom Takayeitow didampingi Pendeta Jhon Fouw.

Baca juga: TEGAS! Eks Danjen Kopassus Ini Hanya Bisa Dihentikan Allah SWT: Bicara Soal Capres?

Dimeriahkan oleh tabuhan tambur diatas perahu. Jemaat yang berdiri didermaga menyambut kedatangan rombongan.

Ditengah kampung, beridiri sebuah tugu peringatan tertulis HUT ke -94 masuknya injil di Asei 1 Djuli 1928 diperingati 1 Djuli 1969, adalah untuk melenyapkan maut dan menimbulkan hidup, II Tim.1:11.

Baca juga: Gempa Bumi Bermagnitudo 3,2 Guncang Sentani Jayapura, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

Pendeta Absalom Takayeitow lalu menancapkan Obor Injil didepan Tugu Pekabaran Injil kemudian jemaat menyambut dengan pujian Haleluya Agung oleh Paduan Suara Akbar HUT PI.

Ibadah perayaan tersebut dengan tema Bersatu dan Merendahkan Diri Seperti Kristus.

Obor ijil tersebut merupakan kilas balik Pekabaran Injil dan pendidikan dulu, sekarang, dan kedepan. (*)

Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved