KMAN Ke VI
Panitia KMAN Ke-VI Perlu Anggaran Rp 30 Miliar, Timothius: Kami Mencermati di APBD Perubahan
Kebutuhan anggaran sebesar Rp 30 miliar itu menyangkut akomodasi, transportasi, konsumsi, serta penyiapan panggung hiburan
Penulis: Calvin Louis Erari | Editor: M Choiruman
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Calvin Louis Erari
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Anggaran sebesar Rp 15 Miliar yang dialokasikan Pemerintah Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua untuk pelaksanaan Kongres Masyarakat Adat Nusantara (KMAN) Ke-VI pada 24-29 Oktober 2022 mendatang belum mencukupi kebutuhan.
• Tidak Hanya Rumah Adat, Panitia Bakal Siapkan Hotel Untuk Delegasi KMAN ke-VI
Hal itu disampaikan Ketua Panitia lokal KMAN Ke-VI, Timothius J Demetouw saat diwawancarai Tribun-Papua.com, di Sentani, Sabtu (9/7/2022).
"Anggaran yang baru diplotkan dari APBD Kabupaten Jayapura Rp 15 miliar. Setelah dikalkulasi sesuai kebutuhan lokal, maka kami perlu dana Rp 30 miliar," jelasnya.
Kebutuhan anggaran sebesar Rp 30 miliar itu menyangkut akomodasi, transportasi, konsumsi, serta penyiapan panggung hiburan, dan biaya kegiatan pendukung lainnya.
• Pelaksanaan KMAN ke-VI di Kabupaten Jayapura Dipastikan Berlangsung Aman
Untuk mencukupi semua anggaran tersebut, pihaknya masih melakukan diskusi untuk mencari soluasi agar bisa mencapai target dana yang diperlukan itu. Termasuk melihat kembali Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) perubahan.
"Dana yang sudah ad aini masuk dana induk, sehingga kita melihat di APBD perubahan. Saat ini kita masih mendorong agar di akhir Juli atau awal Oktober sudah bisa digunakan untuk menutup kekurangan yang ada," ujarnya. (*)