Pemprov Papua

PAD Papua Tembus Rp 1,3 Triliun, Setiyo Wahyudi: Over Target

Sektor dengan kontribusi terbesar pada PAD Papua bersumber dari PT Freeport Indonesia

Tribun-Papua.com/ Hendrik
Kepala Badan Pengelola Pendapatan Daerah (Bappenda) Papua, Setiyo Wahyudi mengumumkan nilai PAD Papua di 2022 telah over target di awal Juli, mencapai Rp 1,3 triliun. 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Kepala Badan Pengelola Pendapatan Daerah (Bappenda) Papua Setyo Wahyudi mengatakan, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pemprov Papua telah mencapai Rp 1,3 triliun pada awal Juli ini.

Capaian ini disebut over target (melampui target) PAD Pemprov Papua.

“Sektor dengan kontribusi terbesar pada PAD Papua bersumber dari PT Freeport Indonesia," kata Setyo Wahyudi, Kamis (14/7/2022).

Selain itu, pajak kendaraan bermotor menjadi sektor penyumbang PAD Papua tersebesar setelah Freeport.

Baca juga: Perkuat Tenaga Dokter, Pemprov Papua Bakal Bangun Rumah Sakit Vertikal di Uncen

Dengan pencapaian tersebut, bakal terjadi perubahan nilai target PAD Papua pada sidang APBD Perubahan 2022 mendatang.

"Intinya kita tunggu saja bagaimana, tentunya setelah di sidang Perubahan APBD nanti," ujarnya.

Disinggung soal dampak pemekaran provinsi di Papua terhadap pendapatan asli daerah, Setyo katakan masih akan mengkaji undang-undang Daerah Otonom Baru (DOB).

"Yang pasti ada perubahan pada PAD kita tetapi kita linat dasar hukum dari UU DOB dan kapan berlakunya,"katanya.

Baca juga: DOB di Papua Terancam Tanpa Pengawasan Hingga 2024, Ini Sebabnya!

Sebelumnya, Sekda Papua Ridwan Rumasukun mengatakan otonomi daerah harus didukung dengan peningkatan kemampuan fiskal daerah.

Pemerintah Daerah didorong terus mengoptimalkan PAD agar kemampuan fiskal daerah meningkat. (*)

Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved