Pemprov Papua
BPS: Pengeluaran Penduduk di Papua Alami Ketimpangan Sedang
Tingkat pengeluaran penduduk di Papua berada pada kategori tingkat ketimpangan sedang.
Penulis: Hendrik Rikarsyo Rewapatara | Editor: Paul Manahara Tambunan
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua mencatat gini ratio atau tingkat ketimpangan pengeluaran secara menyeluruh di daerah perkotaan pada Maret 2022 sebesar 0,315.
Angka tersebut naik dibanding gini ratio pada September 2021 sebesar 0,307. Sama halnya dibanding Maret 2021 sebesar 0,301.
"Tapi kalau gini ratio di daerah perdesaan pada Maret 2022 tercatat sebesar 0,427, turun jika dibandingkan dengan September 2021 sebesar 0,419, dan naik pula bila dibanding Maret 2021 sebesar 0,422," kata Kepala BPS Papua Adriana Helena Carolina, melalui rilis diterima Tribun-Papua.com, Sabtu (23/7/2022).
Baca juga: Kabar Gembira, Penduduk Miskin di Papua Turun, BPS: Kota dan Desa Terkait Beras dan Ubi
Sementara untuk tingkat ketimpangan pengeluaran penduduk di wilayahnya, mencapai sebesar 0,406 pada Maret 2022.
Angka tersebut meningkat sebesar 0,001 poin jika dibandingkan dengan Gini Ratio pada September 2021 sebesar 0,396.
"Sedangkan jika dibandingkan dengan Gini Ratio Maret 2021 yang sebesar 0,397 maka naik sebesar 0,009 poin," ujarnya.
Sementara pada Maret 2022, distribusi pengeluaran pada kelompok 40 persen terbawah penduduk Provinsi Papua sebesar 15,46 persen.
Baca juga: Papua Alami Inflasi 0,69 Persen, BPS: Terjadi di 3 Daerah
Artinya, pengeluaran penduduk di Papua berada pada kategori tingkat ketimpangan sedang.
"Hanya jika dirinci menurut wilayah, di daerah perkotaan angkanya tercatat sebesar 21,89 persen, artinya berada pada kategori ketimpangan rendah," tandasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/kepala-bps-papua-new.jpg)