Sosok
Kisah Serra Esterlin Ohee, Lestarikan Seni Lukis Kulit Kayu Sentani dan Jadi Pengusaha Muda Papua
Serra sesekali menunjukkan tanah kelahirannya yang tak jauh dari dermaga. Serra Esterlin Ohee hidup di keluarga perajin dari kulit pohon Khombow.
Pelukisannya hanya menggunakan tangan dan pembuatannya secara manual alias tak menggunakan mesin jahit.
Dari sana, Serra bertekad produk kerajinan asal tempatnya lahir bisa dikenal orang luar.
Kini, Serra bekerja sebagai tenaga honorer di Kantor Bupati Jayapura.
Di sela kesibukannya, ia pun menekuni bisnis Reymar Art sejak tahun 2020.
Serra tak patah arang meski menghadapi masalah bahan kulit kayu Khombow yang sudah mulai langka di Jayapura.
"Saya coba mencari supllier yang memproduksi kulit kayu juga. Akhirnya saya dapat di Yogyakarta. Untuk pengerjaan bahan tasnya di Yogyakarta lalu dikirim balik ke Jayapura," ujar Serra.
Ia pun tak menampik harus berhadapan dengan ongkos kirim yang mahal dari Yogyakarta ke Jayapura meskipun harga bahan baku tas kulit relatif murah.
Namun, pilihan sulit tersebut harus dipilih agar usahanya tetap berjalan.
Di Jayapura Serra juga sulit untuk sumber daya manusia yang mengertii teknik penjahitan, ketersediaan kulit imitasi, dan aksesoris tas.
Pemasaran Reymar Art dilakukan secara online seperti melalui website, Instagram, dan Whatsapp.
Ada juga penjualan secara offline seperti kerjasama di toko oleh-oleh di Jayapura.
Sesekali, ia mendapatkan dukungan dari pemerintah daerah untuk menggelar dagangannya di festival-festival budaya seperti Festival Danau Sentani.
"Awalnya saya jualan via Instagram lalu coba Whatsapp Bussiness. Dari Whatsapp Bussines saya tahu ada fitur catalog. Secara pribadi penjualan lebih banyak lewat online. Saya paling jauh kirim ke Jakarta dan Gorontalo," kata Serra.
Penjualan kerajinan tangan di Reymar Art tergantung pesanan. Pesanan ia terima lewat Instagram maupun Whatsapp.
Order kemudian dilanjutkan dengan pembuatan kerajinan kulit kayu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/SOSOK-Serra-Esterlin-Ohee-perajin-lukisan-kulit-kayu-sentani.jpg)