Breaking News:

Pemekaran Papua

Tidak Gentar, PRP Bakal Aksi Tolak DOB Akhir Juli Ini di Seluruh Indonesia

PRP bakal kembali menggelar aksi penolakan Daerah Otonomi baru sesuai janji mereka beberapa waktu lalu di halaman Kantor DPR Provinsi Papua.

Tribun-Papua.com/Hendrik Rewapatara
Petisi Rakyat Papua (PRP) bakal kembali lakukan aksi nasional tolak DOB dan Otsus 29 Juli mendatang. Aksi ini dilakukan, serentak seluruh Indonesia. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Hendrik Rewapatara

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURAPetisi Rakyat Papua (PRP) bakal kembali menggelar aksi penolakan Daerah Otonomi baru sesuai janji mereka beberapa waktu lalu di halaman Kantor DPR Provinsi Papua.

Juru Bicara Petisi Rakyat Papua (PRP) Jefry Wenda mengatakan, pihaknya pada Senin (25/7/2022), sudah mengantar surat pemberitahuan aksi ke Polresta Jayapura Kota dan Polda Papua.

"Kemarin,kami sudah serahkan surat pemberitahuan ke Polresta Jayapura Kota, Sebelumnya juga kami sudah berikan surat pemberitahuan ke Polda Papua," kata Jefry dalam konferensi pers via aplikasi zoom, yang diikuti Tribun-Papua.com, Selasa (26/7/2022).

Baca juga: Tolak dan Boikot PRP serta Organisasi Terlarang di Nabire, Warga Turun ke Jalan Gelar Konvoi

Jubir PRP mengatakan,surat pemberitahuan yang diberikan,berkaitan dengan aksi nasional yang akan dilakulan secara serentak pada akhir bulan juli ini.

"Surat yang diberikan berkaitan dengan aksi nasional yang akan dilakulan secara serentak pada tanggal 29 Juli 2022. Dan kami PRP akan lakukan aksi baik diseluruh Papua maupun diluar Papua," ujarnya.

 

 

Kata Jefry, diluar Papua yang akan melakukan aksi seperti di Jakarta, Surabaya, Bandung, Jogja, Semarang, Malang, Kupang, dan Makasaar.

Sementara untuk di Papua,yang telah konfirmasi diantaranya Kota Jayapura, Sorong, Nabire, Manokwari, Wamena, dan Mimika.

"Jadi aksi ini berkaitan dengan tuntutan rakyat Papua tentang cabut otsus dan tolak daerah otonomi baru (DOB)," katanya.

Baca juga: Satu Bulan Lagi, PRP Janji Bakal Duduki Kantor DPR Papua, Jefry Wenda: Kami Tetap Lawan

Untuk itu,kata Jefry,surat pemberitahuan diberikan bukan hanya untuk kepolisian,melainkan akan diberikan ke Majelis Rakyat Papua (MRP) dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Papua.

"Hari ini, baru kita akan antar surat pemberitahuan ke MRP dan DPRP," ujarnya.

Maka itu, PRP minta kepada seluruh rakyat Papua,dapat terlibat dalam aksi serentak yang akan di lakukan diseluruh penjuru tanah air, bahkan di Papua.

"Jangan lupa untuk bergabung dan terlibat dalam aksi yang akan dilakulan secara nasional di tanggal 29 mendatang. Karena aksi ini sangat penting. Karena apa, DPR RI telah mengesahkan UU DOB Papua. Namum, UU itu belum dinyatakan sah apabila belum ada tanda tangan dari Presiden RI Jokowidodo," tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved