Pemkab Jayapura
Pulang Bawa Kodetifikasi 14 Kampung Adat di Jayapura, Mathius Awoitauw Disambut Tariat Adat
Masyarakat adat dari 14 kampung tersebut bakal menyambut kedatangan Mathius di Bandara Sentani pada Kamis (16/8/2022) besok.
Penulis: Calvin Louis Erari | Editor: Gratianus Silas Anderson Abaa
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Calvin Louis Erari
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Sebanyak 14 kampung adat di Kabupaten Jayapura resmi ditetapkan Pemerintah RI.
Tak ayal seluruh masyarakat adat sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, yang telah memperjuangkan 14 kampung adat itu hingga ditetapkan.
Masyarakat adat dari 14 kampung tersebut bakal menyambut kedatangan Mathius di Bandara Sentani pada Kamis (16/8/2022) besok.
Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Jayapura juga diminta mempersiapkan prosesi pengucapan syukur Bupati Mathius Awoitauw bersama para Ondoafi (kepala suku), di Kantor Bupati Jayapura.
Hal itu disampaikan oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Kabupaten Jayapura, Timothius J Demetouw saat memimpin apel pagi di Gunung Merah, Kantor Bupati Jayapura, Senin (15/8/2022).
"Jadi besok, bapak Bupati Mathius Awoitauw dan rombongan sudah tiba di Jayapura membawa kodetifikasi 14 kampung adat.”
“Dan para Ondoafi menyambutnya mereka dengan tarian adat.”
“Oleh karena itu seluruh ASN wajib mengambil bagian dalam prosesi ini," kata Timothius.
Menurutnya, dalam prosesi penjemputan nanti, para ondoafi telah menyediakan 4 kelompok tari yang bakal menyambut kedatangan Bupati Mathius Awoitauw di Bandara Sentani, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua.
"Empat kelompok tari ini dibagi, dua kelompok di bandara, dan dua kelompok lagi di kantor Bupati.”
“Karena nanti masyarakat adat antar bapak Bupati ke Gunung Merah,” katanya.
Baca juga: Bupati, Mathius Awoitauw Kembali Pimpin KONI Kabupaten Jayapura Periode 2022-2026
Kegiatan bakal dilanjutkan dengan ibadah pengucapan syukur.
Sebelumnya Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw mengatakan, 14 kampung adat adat di Kabupaten Jayapura kini telah resmi terdaftar dan tercatat dalam administrasi negara.
"Ini menjadi pioner sampai kapan pun di Kabupaten Jayapura, karena ini menjadi kabupaten pertama yang memiliki kampung adat di Papua dan Indonesia," kata Bupati Mathius Awoitauw saat dihubungi Tribun-Papua.com, di Sentani, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua, Jumat (12/8/2022) malam.