KKB Papua

Dana Desa Dipakai Oknum ASN Sokong Amunisi KKB Papua, Irjen Mathius Fakhiri Surati Mendagri: Usut!

Upaya aparat keamanan untuk mengatasi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) akan percuma bila sumber dananya tidak dipotong. Dana desa beli amunisi KKB.

Dok Humas Polda Papua
BERAKSI - Kelompok Kriminal bersenjata (KKB) membakar barak Dinas Pemuda dan Olahraga Intan Jaya, Papua, Selasa (16/8/2022). Penyerangan dipimpin Undius Kogoya. Kontak tembak pecah selama 3 jam. 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Oknum ASN Kabupaten Nduga berinisial AN diduga telah menerima aliran dana desa untuk membeli 615 amunisi yang akan diserahkan ke Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua.

Dugaan ini muncul setelah polisi menangkap Kepala Kampung Wusi Terius Labi yang menjadi salah satu donatur untuk AN.

Kapolda Papua Irjen Mathius D Fakhiri mengaku sudah mengirim surat ke kementerian terkait agar penggunaan dana desa bisa diawasi lebih ketat.

"Saya sudah mengirim surat ke kementerian dan saya sudah menyampaikan ke Bapak Mendagri untuk kita bisa mengontrol secara ketat penggunaan dana desa," ujarnya di Jayapura, Senin (15/8/2022).

Baca juga: 3 Jam Kontak Tembak Pecah di Intan Jaya, KKB Papua Bakar Sejumlah Bangunan: Dipimpin Undius Kogoya

Pola transfer dana desa saat ini, sambung Fakiri, memungkinkan adanya penyelewengan tanpa adanya pengawasan yang baik.

"Saya meminta dana desa jangan langsung masuk ke rekening desa, kalau bisa masuk kas daerah supaya bisa termonitor uang ini untuk apa," kata dia.

Sebab, dana yang langsung masuk ke kas kampung atau desa, khususnya di wilayah pegunungan, sulit untuk diawasi karena faktor geografis.

Fakhiri pun mendesak agar pemerintah segera membuat regulasi guna mengatasi masalah tersebut.

Fakiri menegaskan, upaya aparat keamanan untuk mengatasi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) akan percuma bila sumber dananya tidak dipotong.

"Kita sinyalir uang-uang ini dipergunakan untuk membantu perjuangan KKB dan tentu ini perlu diambil langkah cepat," cetus Fakiri.

Diberitakan sebelumnya, personel Polres Yalimo menangkap seorang oknum ASN Kabupaten Nduga berinisial AN di Distrik Elelim karena membawa 615 butir amunisi pada Rabu (29/6/2022).

Penangkapan bermula dari pantauan aparat yang melihat gerak-gerik AN yang mencurigakan saat sedang mengendari kendaraan roda dua.

"Setelah dicegat dan digeledah, ditemukan sejumlah barang bukti yaitu senjata rakitan AFN dan sejumlah amunisi 615 butir," ujar Direskrimum Polda Papua Kombes Faizal Ramadhani di Jayapura, Kamis (30/6/2022).

Kemudian, pada 2 Juli 2022, polisi menangkap T di Jayapura.

T diduga menjual 160 butir amunisi kepada AN.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved