Rabu, 8 April 2026

Wisata Papua

Wisata Papua: Ini 5 Kuliner Olahan Sagu Khas Papua

Sagu merupakan alternatif makanan pokok selain nasi bagi masyarakat Papua yang bisa diolah jadi beragam sajian. Ini 5 kuliner olahan sagu khas Papua.

Penulis: Astini Mega Sari | Editor: Astini Mega Sari
Tribun-Papua.com/Patricia Bonyadone
Papeda dan lauk pauknya - Sagu merupakan alternatif makanan pokok selain nasi bagi masyarakat Papua yang bisa diolah jadi beragam sajian. Ini 5 kuliner olahan sagu khas Papua. 

TRIBUN-PAPUA.COM - Ada sejumlah kuliner Papua yang terbuat dari sagu.

Sagu merupakan alternatif makanan pokok selain nasi bagi masyarakat Papua yang bisa diolah menjadi beragam sajian.

Dirangkum Tribun-Papua.com, berikut 5 kuliner olahan sagu khas Papua:

1. Papeda

Papeda yang disajikan dengan kuah kuning di restoran Kombrof, Jayapura, Papua, Selasa (28/9/2021). Papeda sepintas mirip bubur pembuatannya yaitu menggunakan pati sagu diberi perasan air jeruk nipis kemudian disiram dengan air mendidih.
Papeda yang disajikan dengan kuah kuning di restoran Kombrof, Jayapura, Papua, Selasa (28/9/2021). Papeda sepintas mirip bubur pembuatannya yaitu menggunakan pati sagu diberi perasan air jeruk nipis kemudian disiram dengan air mendidih. (Tribunnews/Jeprima)

Papeda merupakan kuliner Papua yang paling ikonik dan tersohor.

Terbuat dari sagu, papeda memiliki tekstur kental padat dengan rasa tawar.

Biasanya papeda disantap dengan sejumlah lauk dan sayur.

Seperti ikan kuah kuning, sup ikan bening khas Papua, hingga tumisan daun pepaya.

Untuk cara memakannya, Anda bisa menggulung papeda dengan dua batang kayu seperti sumpit untuk menaruhnya di piring sebelum disantap.

2. Sagu Lempeng

Sagu lempengan khas Papua
Sagu lempengan khas Papua (Tribunnewswiki.com)

Selain diolah menjadi papeda, sagu juga bisa diolah menjadi sejumlah sajian, satu di antaranya adalah sagu lempeng.

Sagu lempeng memiliki tekstur yang keras.

Untuk menikmati kue ini bisa dicelupkan ke air agar lebih lunak.

Sajian ini biasanya dinikmati bersama secangkir teh atau kopi.

Dikutip dari Kompas.com, sagu lempeng aslinya memiliki rasa yang tawar, namun belakangan mulai bervariasi dengan gula untuk cita rasa manis dan dimodifikasi dengan ditambah kacang hingga kelapa.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved