Kongres Masyarakat Adat

Dua Kampung Adat di Kota Jayapura Siapkan Kerajinan Khas Papua saat Kongres Masyarakat Adat

Prinsipnya masyarakat adat siap menyambut, dan siap membuka rumah untuk menerima semua para tamu yang datang dari seluruh Indonesia

Penulis: Calvin Louis Erari | Editor: M Choiruman
Tribun-Papua
SUKSESKAN KONGRES - Ketua Panitia Lokal Kongres Masyarakat Adat Nusantara VI Kota Jayapura, Evert N Merauje memberikan keterangan terkait kesiapan dua kampung di Kota Jayapura dalam upaya menyukseskan kongres. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com,.Calvin Louis Erari 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Masyarakat adat di Kampung Enggros dan Kayu Batu di Kota Jayapura, Provinsi Papua, siap menyukseskan pergelaran Kongres Masyarakat Adat Nusantara VI (KMAN VI) pada 24-30 Oktober 2022 dengan menyiapkan sejumlah kerajinan khas Papua. 

Ondofolo Merestui Panitia Kongres Masyarakat Adat Pakai Obhe untuk Sarasehan

Ketua Panitia Lokal, Kongres Masyarakat Adat Nusantara VI Kota Jayapura, Evert N Merauje saat ditemui Tribun-Papua.com di Stadion Barnabas Youwe, Sentani, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua, Selasa (23/8/2022) menuturkan, saat ini pihaknya sudah sosialisasi ke warga terkait Kongres Masyarakat Adat tersebut.  

"Kami sudah menyampaikan ke warga terkait tempat penginapan di Kampung Enggros, dan Kampung Kayu Batu. Prinsipnya masyarakat adat siap menyambut, dan siap membuka rumah untuk menerima semua para tamu yang datang dari seluruh Indonesia," jelas Evert. 

Seluruh OPD Pemkab Jayapura Diminta Terlibat Aktif Sukseskan Kongres Masyarakat Adat

Selain itu, menurut Evert, untuk menyukseskan pergelaran Kongres Masyarakat Adat Nusantara VI, panitia lokal bersama masyarakat adat di Kota Jayapura juga menyiapkan berbagai kesiapan yang berkaitan dengan budaya serta kerajinan tangan warga yang bisa menjadi suvenir. 

Tidak hanya itu, terkait anggaran, menurutnya, Pemerintah Kota Jayapura juga memberi bantuan anggaran untuk mengakomodir seluruh kesiapan menjelang pergelaran Kongres Masyarakat Adat pada Oktober 2022. 

Peserta Kongres Masyarakat Adat Bawa Batu dan Tanah, Panitia: Mempererat Ikatan Budaya di Indonesia

"Kami juga diberi bantuan Pemerintah Kota sebesar Rp 2,5 Miliar dan bantuan ini juga disesuaikan dengan APBD Kota Jayapura, Provinsi Papua. Intinya, kami siap menyukseskan Kongres Masyarakat Adat Nusantara VI," ujarnya. (*) 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved