Mutilasi di Mimika

Polisi Ungkap Motif Pembunuhan Mutilasi 4 Warga Kabupaten Nduga, Polisi: Berdalih Transaksi Senjata

Dari sepuluh sudah ada tiga tersangka yang sudah diamankan di Polres Mimika, kemudian satu DPO, dan 6 oknum TNI telah diamankan di Sub Denpom

Penulis: Marselinus Labu Lela | Editor: M Choiruman
ISTIMEWA
GELAR PERKARA – Jajaran Kepolisian melakukan ekspos gelar perkara pembunuhan yang melibatkan oknum TNI AD dan warga sipil di Kabupaten Mimika. Tampak barang bukti dan tiga tersangka di Polres Mimika, Senin (29/8/2022).  

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Marselinus Labu Lela

TRIBUN-PAPUA.COM, TIMIKA - Polres Mimika dan Dirkrimum Polda Papua mengungkap motif tersangka melakukan pembunuhan dan memutilasi para korban, kemudian dibuang ke sungai di Kampung Pigapu, Distrik Wania.

6 Anggota TNI Jadi Tersangka Kasus Mutilasi di Mimika, 2 di Antaranya adalah Perwira

Dirkrimum Polda Papua, Kombes Pol Dr Faizal Ramadhani mengatakan kejadian ini berawal adanya penemuan mayat, yang akhirnya menyeret beberapa tersangka. 

Para tersangka dikenakan pasal 340 KUHP dan pasal 338 KUHP junto pasal 55, 56 KUHP dan pasal 365 KUHP. 

Diketahui, identitas empat korban mutilasi antara lain Arnold Lokbere, Leman Nirigi, Irian Nirigi dan Atis Tini

Dari keempat korban mutilasi dua korban mutolasi Arnold Lokbere dan Leman Nirigi telah ditemukan bagian badan tanpa kepala dan kaki.

6 TNI Diduga Terlibat Kasus Mutilasi di Mimika, Jenderal Andika Perintahkan Danpuspomad Usut Tuntas

“Dua korban yang ditemukan adalah leman Nirigi dan Arnold Lokbere namun hanya bagian badan tanpa kepala dan bagian kaki, dan Atis Tini dan Irian Nirigi masih dilakukan pencarian mayat,” ungkap Dirkrimum Polda Papua Kombes Pol Dr Faizal Ramadhani usai konferensi pers di Timika.

Dirkrimum Polda Papua Kombes Pol Dr. Faizal Ramadhani menyebut telah memeriksa sembilan saksi dan dari para saksi terungkap sepuluh tersangka.

Dari sepuluh sudah ada tiga tersangka yang sudah diamankan di Polres Mimika, kemudian satu DPO, dan 6 oknum TNI telah diamankan di Sub Denpom.

9 Pelaku Rampas Uang Rp 250 Juta Milik Korban Mutilasi di Mimika, Dibagi Sehari setelah Pembunuhan

Lebih lanjut dia menjelaskan, kronologis kejadian berawal dari rekayasa transaksi senjata, kemudian dari rekayasa tersebut para tersangka, menghabisi korban dan mengambil uang senilai Rp 250 juta pada 22 Agustus 2022 lalu.

Peran masing-masing tersangka saat ini masih dilakukan pendalaman. Namun dipastikan otak dari pembunuhan tersebut adalah dua warga sipil yang berinisial APL alias Jeck dan R status DPO.

"Motif kejadian ini merupakan perampokan, sehingga tidak pernah ada transaksi yang dikatakan para tersangkaini hanya sebuah tipuan untuk melakukan aksi perampokkan kepada para korban," ucapnya.

Kasus Mutilasi di Timika Diduga Dilakukan 6 Oknum TNI, Mabes Angkatan Darat Bereaksi Keras

Masih menurut Kombes Pol Dr Faizal Ramadhani, kasus ini diketahui dari empat warga sipil yang memiliki hubungan dengan para oknum anggota TNI.

Kemudian untuk mobil yang dibakar bertujuan untuk menghilangkan barang bukti. Mobil itu juga digunakan para tersangka untuk mengangkut jenasah korban.

Sementara Kapolres Mimika, AKBP I Gede Putra mengatakan, pihaknya akan melakukan pencarian terkait pencarian sisa jenazah dan beberapa bagian tubuh para korban bekerjasama dengan SAR Timika, Selasa (29/8/2022). (*)

Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved