Info Mimika

Geruduk Gedung DPRD Mimika, Ini Permintaan Pendemo Jemaat Gereja Kingmi!

Aksi dilakukan pendemo meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menghentikan kriminalisasi pembagunan gereja Kingmi Mile 32.

Penulis: Marselinus Labu Lela | Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/Marselinus Labu Lela
Ratusan pendemo yang tergabung dalam jemaat gereja Kingmi terdiri dari enam klasis di Papua Selatan melakukan aksi damai di halaman Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mimika, Selasa (6/9/2022). 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Marselinus Labu Lela

TRIBUN-PAPUA.COM, TIMIKA – Ratusan pendemo yang tergabung dalam jemaat gereja Kingmi terdiri dari enam klasis di Papua Selatan melakukan aksi damai di halaman Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mimika, Selasa (6/9/2022).

Aksi dilakukan pendemo meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menghentikan kriminalisasi pembagunan gereja Kingmi Mile 32, Distrik Kuala Kencana, Kabupaten Mimika, dan stop melakukan penyelidikan tergadap Bupati Mimika, Eltunus Omaleng sebagai tokoh jemaat gereja Kingmi Mile 32.

Baca juga: Geruduk Kantor DPRD Mimika, Jemaat Gereja Kingmi Minta Hentikan Kriminalisasi

Dikatakan kasus yang beredar di media sosial terkait gereja Kingmi Mile 32 murini diskriminasi terhadap orang Papua.

"Kami turun ke jalan karena tidak boleh siapapun memanfaatkan pembangunan gereja Kingmi Mile 32 demi kepintingan pribadi dan politik. Kami masyarakat suku Amungme tidak pernah kemana-mana, serta tidak mengganggu siapapun di Mimika," kata Koordinator Aksi, Nalio Jangkua kepada Tribun-Papua.com.

 

 

Ia mengatakan, coba cek seluruh Papua tidak ada gereja yang besar seperti dibagun Eltinus Omaleng.

"Ini harusnya menjadi suatau kembanggaan orang Papua khsusnya di Kabupaten Mimika. Perlu dihargai, oleh karena itu pembangunan gereja harus dilanjutkan hingga selesai," katanya.

Baca juga: LARM-GAK Minta KPK Segera Tahan Tersangka Korupsi Gereja Kingmi Mile 32

Pendemo juga meminta isntansi terkait yang berhubungan langsung dengan KPK menghentikan penyelidikan kasus korupsi gereja Kingmi Mile 32.

"Kami mau gereja Kingmi Mile 32 tetap dilanjutkan pengerjaannya hingga selesai, sampai tuntas," ujar Nalio.

Diketahui enam klasis terganung pada aksi ini yaitu klasis Jila, klasis Mimika, klasis Timika Utra, klasis Tembagapura, klasis Hoya, dan klasis Alama.

Aksi berlangsung aman dan lancar berkat pengawalan ketat TNI-Polri yang bertugas di Timika. (*)

Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved