Bupati Mimika Ditangkap KPK

FLASHBACK: Sempat Ajukan Praperadilan, Kini Bupati Mimika Ditangkap KPK di Jayapura

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Bupati Mimika Eltinus Omaleng, Rabu (7/9/2022) di Salah satu hotel berbintang di Kota Jayapura, Papua.

Istimewa
ILUSTRASI - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Bupati Mimika Eltinus Omaleng, Rabu (7/9/2022) di Salah satu hotel berbintang di Kota Jayapura, Provinsi Papua. Kini, Bupati Eltinus Omaleng tengah berada di Mako Brimob Polda Papua untuk dilaksanakan pemeriksaan singkat sambil menunggu koordinasi rencana berikut oleh KPK RI. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Hendrik Rewapatara

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURAKomisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Bupati Mimika Eltinus Omaleng, Rabu (7/9/2022) di Salah satu hotel berbintang di Kota Jayapura, Papua.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Tribun-Papua.com, orang nomor satu di Kabupaten Mimika itu, ditangkap KPK terkait dugaan korupsi proyek pembangunan Gereja Kingmi Mile 32 tahap satu tahun anggaran (TA) 2015.

Diketahui, Proyek itu ditaksir memakan biaya sekitar Rp 160 miliar.

Baca juga: PROFIL Eltinus Omaleng, Tersangka Dugaan Korupsi Pembangunan Gereja Kingmi Mile 32

Sebelumnya diberitakan, Eltinus Omaleng telah mengajukan praperadilan terhadap penetapan status tersangka itu.

Namun Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) menolaknya, Kamis (25/8/2022).

 

 

Artinya, status tersangka yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kepada Eltinus Omaleng dinyatakan sah.

Menanggapi itu, Pelaksana Tugas (Plt) Jurubicara Bidang Penindakan KPK, Ali Fikri mengatakan, KPK memberikan apresiasi terhadap Hakim yang telah memutus menolak permohonan praperadilan yang diajukan tersangka Eltinus Omaleng.

"Dari awalpun kami telah yakin bahwa seluruh proses penyidikan perkara ini telah sesuai mekanisme dan aturan hukum," ujar Ali kepada wartawan belum lama ini.

Baca juga: Bupati Mimika Eltinus Omaleng Ditangkap KPK, Dibawa ke Mako Brimob Kotaraja untuk Diperiksa

Dikatakan, dalam penanganan perkara korupsi, prinsip KPK adalah menegakkan hukum tidak boleh dilakukan dengan cara melanggar hukum itu sendiri.

"Untuk kepastian hukum, kami segera selesaikan penyidikannya. Kami mengingatkan agar tersangka koperatif karena itu bagian ketaatan terhadap hukum," ujarnya.

Sekadar diketahui, saat ini Bupati Eltinus Omaleng tengah berada di Mako Brimob Polda Papua untuk dilaksanakan pemeriksaan singkat sambil menunggu koordinasi rencana berikut oleh KPK RI. (*)

Sumber: Tribun Papua
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved