Pemkot Jayapura
Nilai Minimalkan Risiko Kecelakaan Nelayan, Pemkot Jayapura Apresiasi BBMKG Jayapura
Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura memberikan apresiasi Sekolah Lapang Cuaca Nelayan (SLCN) 2022, yang diinisiasikan BBMKG Wilayah V Jayapura.
Penulis: Aldi Bimantara | Editor: Roy Ratumakin
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Aldi Bimantara
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Menilai dapat meminimalkan risiko kecelakaan terhadap para Nelayan saat melaut, Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura memberikan apresiasi Sekolah Lapang Cuaca Nelayan (SLCN) 2022, yang diinisiasikan BBMKG Wilayah V Jayapura.
Hal itu disampaikan Kepala Dinas Perikanan Kota Jayapura, Matheys Sibi kepada awak media, termasuk Tribun-Papua.com usai mengikuti SLCN 2022 di Aula Dinas Pendidikan Provinsi Papua, Rabu (7/9/2022).
"Atas nama Pemerintah Kota Jayapura, dalam hal ini Bapak PJ Wali Kota Jayapura memberikan apresiasi, atas kegiatan SLCN 2022 yang diinisiasikan BBMKG Wilayah V Jayapura, dalam hal ini Stasiun Maritim Dok II Jayapura," ujar Matheys.
Baca juga: BMKG Sosialisasikan Layanan Informasi Cuaca dan Iklim Maritim untuk Nelayan, SLCN 2022 Digelar
Matheys mengatakan, kegiatan SLCN 2022 yang kedua kalinya dilakukan BBMKG Wilayah V Jayapura perlu mendapatkan apresiasi, sebab melihat kondisi para Nelayan yang melakukan aktivitas melaut dihadapkan dengan perubahan cuaca, iklim, dan arus laut.
"Jadi apabila para Nelayan tidak diberikan informasi semacam ini sebelumnya, maka akan menimbulkan risiko terkena musibah di laut," tandasnya.
Lebih lanjut, berdasarkan pantauan pihaknya di lapangan, sering kali para Nelayan mengalami musibah akibat gelombang laut, hanyut, bahkan jatuh korban.
"Untuk itu, dengan adanya SLCN 2022, diharapkan para Nelayan dapat dilengkapi dengan informasi yang akurat, kaitannya soal prediksi cuaca dan gelombang di laut sebelum berlayar," sebutnya.
Ia menambahkan, sebanyak 60 peserta SLCN 2022 yang merupakan para Nelayan maupun perwakilan kelompok, diharapkan dapat meneruskan informasi kepada yang lainnya.
"Mereka yang ikut adalah Nelayan yang sudah familiar dengan HP android, artinya bisa mengaplikasikan aplikasi tersebut dengan baik, untuk itu informasi ini harus disampaikan ke Nelayan lainnya," pinta Matheys.
Baca juga: Kemas Program Pelatihan, Pemkot Jayapura Harapkan Nelayan OAP Bersaing Unggul
Lelaki asal Kampung Kayo Pulau Jayapura itu juga menuturkan, aplikasi berbasis digital yang diperkenalkan dalam SLCN 2022, diharapkan tak hanya berguna bagi Nelayan tangkap, tetapi juga untuk Nelayan budidaya.
"Nelayan budidaya kita bisa mendapatkan manfaat dengan penyediaan informasi yang tersedia dalam aplikasi BMKG soal informasi curah hujan, sehingga mengantisipasi banjir, dan meminimalkan risiko terjadinya gagal panen," imbuhnya.
Sebelumnya diketahui, Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah V Jayapura menggelar Sekolah Lapang Cuaca Nelayan (SLCN) 2022, guna mensosialisasikan layanan informasi cuaca dan iklim maritim untuk Nelayan.
Pantauan Tribun-Papua.com Rabu (7/9/2022), kegiatan SLCN 2022 tersebut dilangsungkan di Aula Dinas Pendidikan Provinsi Papua, Tanjung Ria, Distrik Jayapura Utara.
SLCN 2022 dibuka secara virtual oleh anggota DPR RI, Willem Wandik yang diikuti sekira 100 peserta dari stakeholder, akademisi, media, penyuluh perikanan, hingga para Nelayan. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/07092022-Matheys_Sibi-1.jpg)