Info Jayapura

Nelayan Kota Jayapura Harapkan Bantuan dari Dinas Perikanan

Nelayan di kawasan Dok VIII Kota Jayapura membutuhkan bantuan Dinas Perikanan Kota Jayapura berupa perahu fiber dan mesin motor tempel.

Tribun-Papua.com/ Aldi
JAYAPURA TERKINI - Koordinator Nelayan Dok VIII Jayapura, Onny Wanggai saat diwawancarai Tribun-Papua.com dalam sautu kesempatan, di Jayapura, Papua, Jumat (9/9/2022). 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Koordinator Nelayan Dok VIII Jayapura, Onny Wanggai, menyebut nelayan di kawasan Dok VIII Kota Jayapura membutuhkan bantuan Dinas Perikanan Kota Jayapura.

Kepada Tribun-Papua.com, kata Onny, bantuan yang diharapkan berupa perahu fiber dan mesin motor tempel.

"Kami harap pemerintah beri kita bantuan yang sesuai dengan apa yang dibutuhkan. Jangan hanya berikan bantuan Coolbox saja. Kita butuh itu perahu dan mesinnya," ungkap Onny.

Onny menuturkan, selama ini pemerintah hanya melakukan pendataan, tetapi tidak bertanya kepada para nelayan soal apa yang benar-benar dibutuhkan.

"Kami ada sekira 15 Nelayan di Dok VIII pantai, yang mayoritas nelayan Serui, kita semua sudah dapat bantuan Coolbox, jadi ke depannya kalau bisa ada pengadaan perahu dan mesin juga buat kami, " sebut Onny.

Baca juga: Nilai Minimalkan Risiko Kecelakaan Nelayan, Pemkot Jayapura Apresiasi BBMKG Jayapura

Ia mengatakan, para nelayan selalu mengikuti berbagai sosialisasi dan pelatihan yang diadakan pemerintah, dan sangat bersyukur karena telah menerima manfaat sejauh ini.

“Kami juga butuh jaring, alat tangkap, dan mesin 15 pk. Ya satu paketlah," ujarnya.

Dirinya merasa hingga saat ini, penyaluran bantuan kepada para nelayan di Kota Jayapura, dirasakannya belum tepat sasaran karena belum secara 100 persen menyentuh para nelayan aktif.

"Mereka itu hanya datang minta KTP, pendataan dan sebagainya tetapi tidak ada kejelasan bantuan apa yang kita diberikan dan apa yang kami mau," sebutnya.

Baca juga: Antisipasi Kondisi Kritis, 30 Nelayan di Jayapura Ikuti Pelatihan Perawatan Mesin Kapal

Terlepas dari itu, Onny mengatakan nelayan di kawasan Dok VIII Pantai biasanya melaut selama sehari baru kembali ke daratan, dan biasanya memasarkan hasil tangkapan, dalam hal ini ikan tuna, di PPI Hamadi.

"Untuk penghasilan sehari itu yah tergantung jumlah ikan yang didapat, biasanya 4 ekor itu bisa dapatkan dalam sehari dan langsung dipasarkan," ucapnya. (*)

Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved