Mutilasi di Mimika

Kasus Mutilasi 4 Warga Nduga Papua, Kasat Reskirm: Sudah Tahap I

Kasus mutilasi terhadap empat warga Kabupaten Nduga melibatkan tiga tersangka masyarakat sipil telah masuk tahap I di Kejakasaan Negeri Timika.

Penulis: Marselinus Labu Lela | Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/Marselinus Labu Lela
Kasat Reskrim Polres Mimika, Iptu Berthu Harydika Eka Anwar. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Marselinus Labu Lela

TRIBUN-PAPUA.COM, TIMIKA – Kasus mutilasi terhadap empat warga Kabupaten Nduga melibatkan tiga tersangka masyarakat sipil telah masuk tahap I di Kejakasaan Negeri Timika.

"Jadi kasus mutilasi kami tangani dengan dasar tiga laporan polisi nomor 27,28,85/Satres Polres Mimika/Polda Papua sudah tahap satu. Berkas perkara sudah diserahkan ke Kejari Mimika, Selasa (13/9/2022) untuk dilakukan penelitian," kata Kasat Reskrim Polres Mimika, Iptu Berthu Harydika Eka Anwar kepada Tribun-Papua.com di Timika.

Baca juga: Ini 6 Tuntutan Dewan Adat Suku-suku Papua Terkait Penanganan Kasus Mutilasi di Timika

Ia menyebut penelitian dilakukan pihak kejaksaan selama 14 hari kedepan terkait kasus ini.

"Kalau ditemukan kekurangan atau P 19 pada kelengkapan berkas maka akan kami penuhi karena kasus ini jadi atensi dan harus diselesikan secepatnya," ucapnya.

 

 

Sebelumnya hasil DNA membenarkan bahwa keempat jenazah mutilasi tersebut sudah teridentifikasi oleh pihak laboratorium Mabes Polri di Jakarta.

Empat korban mutilasi bernama Arnold Lokbere, Leman Nirigi, Irian Nirigi, dan Atis Tini.

Untuk identitas tersangka warga sipil berinisial APL alias Jeck, DU, R, dan RMH.

Sedangkan tersangka oknum anggota TNI yakni Mayor Inf HF, Kapten Inf DK, Praka PR, Pratu Ras, Pratu PC, dan Pratu R. (*)

Sumber: Tribun Papua
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved