Gubernur Lukas Enembe Diperiksa KPK

Tersangka Gratifikasi, Masyarakat Papua Diminta Dukung KPK Proses Hukum Gubernur Lukas Enembe

Masyarakat Papua diharap mendukung penegakan hukum kasus dugaan korupsi yang  melibatkan Gubernur Lukas Enembe.

Tribun-Papua.com/Istimewa
Mendagri Tito Karnavian bersama Gubernur Papua Lukas Enembe. (DOK Mendagri) 

TRIBUN-PAPUA.COM - Masyarakat Papua diharap mendukung penegakan hukum kasus dugaan korupsi yang  melibatkan Gubernur Lukas Enembe.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Alexander Marwata, dalam konferensi pers, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (14/9/2022).

Imbauan itu untuk menanggapi banyaknya simpatisan Lukas Enembe yang melakukan demonstrasi di Mako Brimob Polda, beberapa waktu lalu.

"Kami berharap dukungan masyarakat Papua terkait pemberantasan korupsi yang kami lakukan," ujar Alex.

Baca juga: Rekening Gubernur Papua Diblokir PPATK, Massa Pendukung Lukas Enembe Teriaki KPK: Kriminalisasi!

Diketahui, ribuan pendukung Lukas Enembe dalam aksinya menuntut proses hukum tehadap Gubernur Papua dihentikan.

Alex menegaskan, Komisi Antirasuah tidak melakukan kriminalisasi menyusul Guburnur Papua tersebut sebagai tersangka.

Penyidik KPK, ujar dia, melakukan penegakan hukum terhadap Lukas Enembe berdasarkan kecukupan alat bukti.

"Saya sampaikan pada masyarakat Papua dan pegiat antikorupsi dan para pejabat di sana, KPK tidak pernah mengkriminalisasi seseorang atau pejabat," tegas Alex.

KPK pun membenarkan telah menetapkan Gubernur Papua Lukas Enembe sebagai tersangka dugaan korupsi.

Kendati demikian, pimpinan Lembaga Antikorupsi itu belum dapat menjelaskan lebih jauh terkait perkara yang menjerat Lukas Enembe.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved