Pemkot Jayapura

Aplikasi Pacedukcapil Kota Jayapura Dinilai Mempermudah Urusan Kependudukan

Dengan menggunakan Aplikasi Pacedukcapil, persyaratan kepengurusan berbagai dokumen yang diperlukan dapat dilihat dengan jelas. 

Tribun-Papua.com/Aldi Bimantara
Warga Distrik Abepura, Isak Roy Wayoi (20 saat menggunakan Aplikasi Pacedukcapil di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatam Sipil Kota Jayapura, Entrop, Distrik Jayapura Selatan, Senin (19/9/2022). 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Warga Kota Jayapura menilai Aplikasi Pendaftaran Cepat Administrasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Pacedukcapil) sangat mempermudah urusan mengurus dokumen kependudukan. 

Aplikasi ini digagas Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Jayapura.

Warga Distrik Abepura,

Baca juga: Diinfokan Stok Habis, Warga Kota Jayapura Kesulitan Dapatkan Vaksinasi Covid-19

Warga Distrik Abepura, Isak Roy Wayoi (20) mengaku sangat terbantu mengurus dokumen Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP). 

"Saya mendapatkan informasi Aplikasi Pacedukcapil untuk mengurus KTP ataupun KK itu dari Agustus lalu, sejak itu saya sudah paham dengan aplikasi ini, " katany, ditemui Tribun-Papua.com di Kantor Dukcapil Kota Jayapura.

Isak mengatakan, dengan menggunakan Aplikasi Pacedukcapil, persyaratan kepengurusan berbagai dokumen yang diperlukan dapat dilihat dengan jelas. 

"Selain itu pelayanannya jadi lebih cepat, kita tinggal masukkan data yang diminta untuk dilengkapi, dan khusus untuk dokumen KK dan akte kelahiran bisa cetak langsung karena dikirim melalui emailnya kita, " tandasnya. 

Isak mengaku tak perlu antre berlama-lama di Kantor Dukcapil sehingga pelayanan lebih efektif. 

Baca juga: Pesan Provokatif Rencana Aksi Demo Resahkan Masyarakat, Ini Penjelasan Kapolres!

"Kitong (kita) hanya menunjukkan nomor registrasi yang diterima melalui email, malah langsung dapat mengambil dokumen kependudukan, tanpa harus ribet mengantre lagi mengurus syarat-syaratnya," jelasnya.

Isak berharap, Disdukcapil Kota Jayapura dapat terus mengembangkan aplikasi semacam ini, karena selain membantu juga dapat mengurangi mobilitas masyarakat sehari-hari. 

"Kalau misalnya kita lagi di mall, kita bisa ke mesin anjungan Dukcapil, sehingga sudah dapat terlayani di sana, jadi dibanyakin lagi aja," pintanya. (*)

 

Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved