Lukas Enembe Diperiksa KPK

Lukas Enembe Bereaksi Keras, Bantah PPATK soal Setoran Rp 560 Miliar ke Kasino Judi

Gubernur Papua Lukas Enembe membantah temuan PPATK yang menyebut dirinya menyetorkan uang tunai Rp560 miliar ke kasino judi. Begini reaksinya..

Tribun-Papua
Gubernur Papua Lukas Enembe mengigatkan kepada bupati dan walikota di Provinsi Papua untuk tidak sepihak mendorong pemekaran DOB. 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Gubernur Papua Lukas Enembe membantah temuan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) yang menyebut dirinya menyetorkan uang tunai dalam jumlah fantastis ke kasino judi.

Reaksi ini disampaikan Kuasa hukum Gubernur Papua Lukas Enembe, Aloysius Renwarin, dihubungi awak media, Rabu (21/9/2022).

Diketahui, PPATK mengungkapkan temuan penyetoran uang Rp 560 miliar rupiah dari Lukas Enembe ke kasino Judi.

Baca juga: TERUNGKAP, Lukas Enembe Setor Rp560 Miliar ke Kasino Judi: Ini Sosok Perantara Gubernur Papua

Menurut Aloy, informasi tersebut tidak benar. Ia mengaku telah menanyakan hal ini kepada Lukas Enembe.

“Kasino itu tidak benar, fantastis dengan jumlah besar itu saya sudah tanya beliau. Tidak ada,” kata Aloysius.

Menurutnya, tidak mungkin Lukas menyetorkan dalam jumlah sebesar Rp 560 miliar kecuali uang tersebut bersumber dari negara.

“Kecuali dia pakai uang negara, itu uang pribadinya, itu privat," ujarnya.

Sebelumnya, temuan PPATK mengungkap 12 dugaan penyimpanan dan pengelolaan uang Lukas yang dinilai tidak wajar.

Salah satu di antaranya adalah setoran tunai yang diduga disalurkan ke kasino judi.

PPATK menduga transaksi ini mencapai Rp 560 miliar.

"Itu setoran tunai dilakukan dalam periode tertentu," kata Kepala PPATK Ivan Yustiavandana dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polhukam), Senin (19/9/2022).

Baca juga: Harta Lukas Enembe Dilaporkan ke KPK Rp33 Miliar, Dari Mana Uang Rp560 M yang Disetor ke Kasino?

Selain itu, Ivan menyebut PPATK menemukan setoran tak wajar senilai 5 juta Dollar Singapura oleh Lukas yang dilakukan dalam jangka waktu pendek.

Terdapat pembelian jam tangan mewah seharga 55 ribu Dollar Singapura atau sekitar Rp 550 juta.

"PPATK juga mendapatkan informasi bekerja sama dengan negara lain dan ada aktivitas perjudian di dua negara yang berbeda,” kata Ivan. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Lukas Enembe Bantah Temuan PPATK soal Setoran Rp 560 M ke Kasino Judi",

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved