Gubernur Lukas Enembe Diperiksa KPK

Pengacara Klaim Lukas Enembe Tak Penuhi Panggilan KPK: Bakal Dijemput Paksa?

Gubernur Papua Lukas Enembe selaku tersangka kasus gratifikasi bakal tak penuhi panggilan kedua dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta.

Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/Hendrik Rewapatara
Kuasa hukum Gubernur Papua, Stephanus Roy Rening mengatakan Lukas Enembe tak bisa hadiri pemeriksaan oleh KPK karena sedang sakit. 

KPK kemudian menjadwalkan ulang pemeriksaan terhadap Lukas besok, Senin (26/9/2022).

Lukas disebut mengalami sakit komplikasi antara lain, stroke untuk yang kedua kali, gula, ginjal, dan lainnya.

Pada 23 September, kuasa hukum Lukas menyampaikan permohonan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan KPK agar kliennya mendapatkan izin untuk berobat di Singapura.

Baca juga: KPK Pertimbangkan Beri Izin Lukas Enembe untuk Berobat ke Singapura, Ini Syaratnya

"Saya atas nama tim hukum Gubernur meminta agar Presiden Jokowi memberikan izin beliau berobat ke luar negeri dalam rangka menyelamatkan nyawa dan jiwa Pak Gubernur," ujar Roy Rening saat ditemui di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (23/9/2022).

KPK kemudian menyatakan akan memberikan izin tersebut. Meski demikian, Lukas harus tetap menjalani pemeriksaan di Jakarta, di bawah penanganan dokter KPK terlebih dahulu. 

“Karena KPK juga telah memiliki tenaga medis khusus dalam melakukan pemeriksaan baik terhadap saksi ataupun tersangka yang dipanggil KPK,” kata Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul - Pengacara Pastikan Lukas Enembe Tak Penuhi Panggilan KPK Besok

Sumber: Tribun Papua
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved