Pemkot Jayapura

ASN Pemkot Jayapura Ikuti 'Talent Scouting', Penelusuran Kader Potensial untuk Promosi Jabatan

Talenta dan bakat seorang PNS akan tergambar dengan jelas dalam giat ini.

Tribun-Papua.com/Aldi Bimantara
Penjabat Wali Kota Jayapura, Frans Pekey saat menghadiri pembukaan talent scouting guna penelusuran kader potensial di Aula Kantor Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Pemkot Jayapura, Selasa (27/9/2022). 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Aldi Bimantara 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kota Jayapura mengikuti talent scounting, guna penelusuran kader berpotensial yang salah satunya berguna untuk keperluan promosi.

Giat tersebut digelar di Aula Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Pemkot Jayapura, dan berlangsung selama 3 hari, mulai Selasa 27 September hingga Kamis 29 September 2022.

"Talent scouting yang dilakukan bagi ASN yang menduduki jabatan eselon 3 dan 4 ini nantinya, akan dilakukan tes dan memotretkan diri sesuai kemampuan, bakat dan skill yang dimiliki," kata Penjabat Wali Kota Jayapura, Frans Pekey kepada Tribun-Papua.com, Selasa (27/9/2022).

Baca juga: Stok Vaksin Covid-19 di Kota Jayapura Kosong Hampir Sebulan, Kadinkes: Menunggu Kiriman dari Pusat 

Pemotretan terhadap ASN yang dilakukan dalam talent scouting tersebut dikatakan Frans, ada 2 hal yakni posisi yang diduduki saat ini telah tepat atau tidak, lalu digunakan sebagai promosi. 

"Ini yang mestinya dipakai seorang pimpinan dalam menempatkan seseorang pada posisi-posisi struktural," tandasnya. 

Frans mengatakan, dalam talent scouting yang diikuti, talenta dan bakat seorang PNS akan tergambar dengan jelas. 

"Kemudian minat dan kecenderungan potensi, kira-kira lebih cocok di posisi mana sehingga kita dapat menempatkan sesuai kompetensinya," ujarnya. 

Frans menyebutkan, pihaknya mengundang tim aksesor dari Lembaga Administrasi Negara (LAN) Makassar sebanyak 8 orang dan seharusnya semua PNS harus dilakukan talent scouting. 

Hanya saja dengan adanya keterbatasan anggaran serta waktu, sehingga belum dapat mengakomodir semuanya. 

"Yang paling terpenting bukan hanya pelaksanaan talent scouting saja, tetapi bagaimana hasilnya atau penerapannya," tegas Frans. 

Melihat kondisi di lingkup pemerintahan, ada yang pensiun, kemudian promosi maka Frans menegaskan pihaknya akan melihat hasil talent scouting ini juga menjadi salah satu hal penting. 

Sementara itu, ditemui Tribun-Papua.com secara terpisah usai berlangsungnya kegiatan, Kepala BKPP Kota Jayapura, Robert J Betaubun mengatakan kegiatan talent scouting diadakan sesuai kebutuhan pemetaan kompetensi. 

"Kota Jayapura menjadi salah satu di kawasan timur Indonesia, yang dari segi tata kelola dan manajemennya telah berbasis sistem, sehingga sudah menjadi kebutuhan dalam promosi ataupun rotasi kepegawaian, berdasarkan hasil pemetaan kompetensi atau jabatan," jelasnya panjang. 

Dikatakan, talent scouting ini menjadi penting untuk diikuti karena apabila didapatkan hasil kompetensinya rendah, maka harus diberikan pelatihan dan pembimbingan. 

"Ataupun dilakukan pembinaan melalui coaching klinik, dalam rangka meningkatkan kompetensi ASN yang kita punya," tekannya. 

Baca juga: Warga Puji Pelayanan Mudah Disdukcapil Kota Jayapura di Pusat Perbelanjaan

Robert menjelaskan, dengan talent scouting maka dalam memenuhi kebutuhan organisasi, pihaknya nanti telah memiliki database yang berisikan siapa saja yang cocok untuk ditempatkan dalam posisi tertentu. 

"Selain itu manfaat lainnya, bagi mereka yang menduduki jabatan administrasi maka jika adanya pemekaran provinsi, bisa mengikuti seleksi jabatan di provinsi baru," bebernya. 

Hasil talent scouting yang dilakukan memiliki masa berlaku 3 tahun ke depan, sehingga dikatakan Robert ini merupakan suatu proses peningkatan kompetensi berdasarkan kebutuhan-kebutuhan yang diterapkan.(*) 

Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved