Breaking News:

Lukas Enembe Diperiksa KPK

SBY dan Elite Demokrat Diminta Segera Perintahkan Lukas Enembe Penuhi Panggilan KPK

Ini menyusul status tersangka kasus suap dan gratifikasi terhadap Lukas Enembe, hingga dua kali mangkir dari panggilan KPK.

Tribun-Papua.com/Raymond Latumahina
DILANTIK - Prosesi pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Provinsi Papua periode 2022-2027. Lukas Enembe dipercaya menjabat sebagai Ketua Umum untuk keempat kalinya. 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan elite Partai Demokrat diminta agar mendorong Gubernur Papua Lukas Enembe memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Ini menyusul status tersangka kasus suap dan gratifikasi terhadap Lukas Enembe, hingga dua kali mangkir dari panggilan KPK.

Permintaan ini disampaikan Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman .

Ia juga meminta hal yang sama dilakukan putra SBY, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Menurut Boyamin, imbauan itu perlu disampaikan SBY dan AHY lantaran menjadi Ketua Pembina dan Ketua Umum Partai Demokrat.

Baca juga: Masyarakat Adat Tolikara Kecam Kuasa Hukum Gubernur Papua soal Tambang Emas Lukas Enembe

Adapun Lukas Enembe merupakan Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Demokrat Papua periode 2022-2027.

“Saya memohon kepada Pak SBY selaku yang dituakan, Ketua Pembina di Partai Demokrat untuk mengimbau kepada Lukas Enembe untuk mendatangi panggilan (KPK),” kata Boyamin saat dihubungi Kompas.com, Rabu (28/9/2022).

“Dan mestinya ini juga berlaku untuk Pak AHY selaku Ketua Umum Partai Demokrat,” sambungnya.

Boyamin mengaku, permintaan agar SBY mengimbau Lukas memenuhi panggilan KPK merupakan tindak lanjut dari perintah Presiden Joko Widodo yang meminta Lukas taat hukum.

Menurut Boyamin, perintah Jokowi tersebut merupakan bentuk peringatan dari kepala negara atau presiden kepada gubernurnya.

“Sudah untuk kepada warga negaranya dan juga presiden kepada gubernurnya,” tutur Boyamin.

Boyamin menuturkan, imbauan dari pimpinan partai kepada kadernya untuk memenuhi panggilan KPK juga pernah dilakukan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto.

Saat kadernya sekaligus Wakil Ketua DPR RI Aziz Syamsuddin terjerat kasus korupsi, Airlangga mengimbau agar ia memenuhi panggilan KPK.

“Nah sekarang saya butuh juga imbauan dari Pak SBY sebagai sesepuh, sebagai orang yang dituakan di Partai Demokrat mengimbau kepada Ketua Demokrat Papua,” tuturnya.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved