Gubernur Lukas Enembe Diperiksa KPK

Tokoh Pemuda Wilayah Adat Tabi Minta KPK Tunjukan Rasa Kemanusiaan ke Gubernur Papua Lukas Enembe

Bapak Lukas Enembe mengabdi untuk Republik Indonesia sudah 25 tahun, dan saat ini beliau sakit. Jadi KPK juga perlu menunjukkan rasa kemanusiaan

Penulis: Calvin Louis Erari | Editor: M Choiruman
Tribun-Papua.com
ORASI – Tokoh pemuda adat wilayah Tabi, Frangklin Wahey meminta KPK menunjukan rasa kemanusiaan kepada Lukas Enembe. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Calvin Louis Erari

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Toko pemuda adat wilayah Tabi, Provinsi Papua, Frangklin Wahey meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) perlu menunjukan rasa kemanusiaan kepada Gubernur Papua, Lukas Enembe. Pasalnya, orang nomor satu di Bumi Cenderawasih ini sedang sakit.

Baca juga: Gubernur Papua Lukas Enembe Akhirnya Buka Suara soal Kesehatannya: Saya Masih Perawatan

"Bapak Lukas Enembe mengabdi untuk Republik Indonesia sudah 25 tahun, dan saat ini beliau sakit. Jadi KPK juga perlu menunjukkan rasa kemanusiaan,” kata Franklin kepada awak media di Kota, Kota Jayapura, Provinsi Papua, Sabtu (1/10/2022).

Dia mengatakan, dengan tindakan yang dilakukan negara melalui KPK terhadap Lukas Enembe cukup menyedihkan, khususnya bagi rakyat di Tanah Papua.

"Dimana rasa kemanusiaan, keadilan, dan terima kasih negara terhadap Lukas Enembe. Beliau bukan hanya gubernur, tetapi juga kepala suku besar orang Papua yang melindungi rakyat Indonesia di Tanah Papua," ujarnya.

Alasan dia menyampaikan hal tersebut karena peduli dengan seluruh rakyat Indonesia yang hidup di Tanah Papua.

Baca juga: Siapkan 1800 Polisi untuk Backup KPK Jemput Lukas Enembe, Kapolri: Kami Dukung Pemberantasan Korupsi

Lebih lanjut dia mengatakan, saat ini Provinsi Papua damai di dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) karena kerja keras Gubernur Lukas Enembe. (*)

Sumber: Tribun Papua
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved