Sabtu, 11 April 2026

Kongres Masyarakat Adat

Mathius Awoitauw: Pembukaan KMAN VI, Kehadiran Presiden Jokowi Terjadwal di KSP

Mathius Awoitauw menyebutkan bahwa agenda Presiden Joko Widodo (Jokowi) di pembukaan KMAN VI di Tanah Tabi telah terjadwal di Kantor Staf Presiden.

Penulis: Calvin Louis Erari | Editor: Gratianus Silas Anderson Abaa
Tribun-Papua.com/Putri Nurjannah Kurita
Bupati Jayapura Mathius Awoitauw menyebutkan bahwa agenda Presiden Joko Widodo (Jokowi) di pembukaan KMAN VI di Tanah Tabi telah terjadwal di Kantor Staf Presiden. 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Kehadiran Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua, dalam agenda pembukaan Kongres Masyarakat Adat Nusantara (KMAN) VI pada tanggal 24 Oktober besok masih terjadwal dari Kantor Staf Kepresidenan di Jakarta.

Hal itu disampaikan oleh Bupati Jayapura Mathius Awoitauw kepada Tribun-Papua.com, di Sentani, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua, Jumat (21/10/2022).

"Untuk kedatangan Presiden sampai sekarang masih terjadwal di Kantor Staf Kepresidenan. kita berdoa saja," kata Bupati Mathius.

Baca juga: Mathius Awoitauw: Penyusunan RTRW di Kabupaten Jayapura Harus Berbasi Adat

Menurutnya datangnya Presiden Jokowi dan tidaknya, masyarakat adat Kabupaten Jayapura Provinsi Papua tetap bersyukur.

"Kalau datang, dan tidaknya yah kita tetap bersyukur, tetapi jika Presiden datang nanti, harus menyerahkan berbagai dokumen yang sudah dihasilkan oleh seluruh masyarakat adat di Kabupaten Jayapura, salah satunya kodefikasi 14 kampung adat," jelasnya.

Menurutnya, penyerahan dokumen itu harus diserahkan oleh Presiden Jokowi, sebagai bentuk konsisten negara terhadap Otonomi khusus (Otsus) di Provinsi Papua.

"Ini sesuai perintah undang-undang Otsus, bahwa negara hadir untuk melindungi ruang kelolah dan hak-hak masyarakat adat di Papua maupun Papua Barat," ujarnya.

Baca juga: Mathius Awoitauw Ucapkan Selamat Datang bagi Delegasi KMAN VI di Tanah Tabi

Perlu diketahui, KMAN VI akan digelar pada 24-30 Oktober 2022 mendatang. 

Kegiatan ini bakal digelar sekaligus dengan dua agenda besar lainnya seperti, Festival Danau Sentani (FDS) dan 9 tahun kebangkitan masyarakat adat Kabupaten Jayapura.

Agenda tersebut juga akan menghadirkan ribuan tamu dan ratusan komunitas adat dari seluruh Indonesia.(*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved