Kongres Masyarakat Adat

Opening Ceremony KMAN VI di Jayapura, dari Defile Kontingen hingga Tari Kolosal 250 Pelajar 

Pembukaan KMAN VI di Kabupaten Jayapura berlangsung sukses pada Senin, 24 Oktober 2022 dan dimulai sekira pukul 09.35 WIT bertempat di SBY.

Penulis: Aldi Bimantara | Editor: Roy Ratumakin

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Aldi Bimantara 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Mata Indonesia tertuju pada Kabupaten Jayapura di Provinsi Papua, yang menjadi tuan rumah dalam Kongres ke-VI Masyarakat Adat Nusantara (KMAN). 

Pembukaan KMAN VI di Kabupaten Jayapura berlangsung sukses pada Senin, 24 Oktober 2022 dan dimulai sekira pukul 09.35 WIT bertempat di Stadion Barnabas Youwe (SBY), Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua

Sebelum upacara pembukaan dilangsungkan di SBY, para perwakilan komunitas masyarakat adat mengikuti ritual pengumpulan tanah dan batu Nusantara, yang diawali dengan doa oleh Pendeta Robi Depondoye. 

Baca juga: Warnai Tubuh Pakai Cat Tembok, Inilah Totalitas Para Putra Papua Menari di Pembukaan KMAN VI Papua

Pada kesempatan itu, tanah dan batu Nusantara tersebut diterima langsung oleh Ondofolo Ifar Besar, Niko Yoku bersama Khoselo kemudian didampingi ketua-ketua DAS masing-masing. 

Setelah prosesi itu, para peserta kirab budaya nusantara resmi dilepas oleh Bupati Jayapura merangkap Ketua Umum Panitia KMAN VI, Mathius Awoitauw dengan menempuh rute dari Lapangan Theys Hiyo Eluay menuju SBY.

Tampak para peserta kirab budaya nusantara antusias mengikuti pagelaran tersebut, dan terpantau di bagi ke dalam kelompok wilayah masing-masing dan diapit perwakilan DAS. 

Upacara pembukaan di SBY ditandai dengan meniup fue oleh 5 kepala wilayah adat didampingi pimpinan daerah se-Provinsi Papua beserta Sekjen AMAN, dan diawali dengan penampilan tarian kolosal dari 250 gabungan pelajar di Kabupaten Jayapura.

Tarian yang ditampilkan para penari tersebut menggambarkan aktivitas keseharian masyarakat adat di Sentani, yakni memancing atau menangkap ikan, mendayung, menanam, dan mentotok sagu.

Para penonton yang notabennya merupakan peserta KMAN VI teramati menikmati sajian persembahan tari-tarian tersebut, ada yang memotret dan merekam lewat gawai dan bersorak gembira dari tribun stadion.

Baca juga: Menari Kolosal di Pembukaan KMAN VI, Pelajar Jayapura Tampilkan Kehidupan Masyarakat Papua

Selanjutnya, pemberian salam hangat 5 kepala suku dari 5 wilayah adat di Provinsi Papua

Setelah itu, tepat pukul 10.00 WIT lagu kebangsaan Indonesia Raya dinyanyikan bersama-sama para peserta yang di mana menunjukkan pula nilai-nilai persatuan dalam keberagaman suku. 

Pada saat itu, Lagu Mars KMAN juga turut dilantunkan dan dipandu oleh paduan suara gabungan pelajar SMA Negeri 1 Sentani dan SMP Negeri 2 Sentani.

Dalam sambutannya dikutip Tribun-Papua.com, melalui laporan Ketua Umum Panitia KMAN VI, Mathius Awoitauw yang disampaikan dalam pembukaan, secara garis besar terkait persiapan hingga rampung, dan nilai-nilai yang ingin dipetik dari penyelenggaraan KMAN VI di Papua

Halaman
123
Sumber: Tribun Papua
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved