Senin, 4 Mei 2026

Papua Terkini

Pemprov Papua Bakal ‘Gusur’ Warganya di Jakarta, Ini Respon AMPI

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua diketahui bakal mengusir warganya yang bermukim di Mess Cenderawasih Jakarta.

Tayang:
Editor: Roy Ratumakin
Istimewa
Wakil Ketua Umum AMPI Abraham Sridjaja (kemeja putih kacamata) saat dialog dengan perwakilan warga Papua di DKI Jakarta, di Mess Cendrawasih, Tanah Abang, Jakarta, Rabu (26/10/2022). 

TRIBUN-PAPUA.COM – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua diketahui bakal mengusir warganya yang bermukim di Mess Cenderawasih Jakarta.

Hal ini dikatakan Wakil Ketua Umum DPP Angkatan Muda Pembaruan Indonesia (AMPI) Abraham Sridjaja. Abraham pun menyayangkan sikap Pemprov Papua tersebut.

Untuk itu, kata Abraham, DPP AMPI siap memberikan bantuan hukum dan advokasi kepada warga Papua yang mau digusur tersebut.

Baca juga: Mantan Dubes RI Minta 4 Pemkab Belajar ke Alumni APDN dan IPDN Untuk Persiapan Pemprov Papua Selatan

"Sangat disayangkan langkah Pemprov Papua yang berusaha untuk mengosongkan lokasi tersebut secara sepihak," kata Abraham usai melakukan pertemuan dengan perwakilan warga Papua di Mess Cendrawasih, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (26/10/2022).

Menurut Abraham, ada sekitar 1000-an warga Papua yang masih menggantungkan hidupnya dengan menetap di Mess Cendrawasih ini.

Memang mayoritas dari mereka telah mengantongi KTP DKI Jakarta namun bukan berarti ini menjadi pembenaran bagi Pemprov Papua untuk menggusur mereka dari mess tersebut.

Apalagi mereka telah menetap di sini sejak tahun 1964, sejak era Presiden Soekarno.

"Bahwa Pemprov Papua untuk mengusir warga yang telah menetap lebih dari 50 tahun di tempat tersebut dibutuhkan eksekusi yang hanya dapat dilakukan apabila ada putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap (inkracht van gewjisde)," tegasnya.

Baca juga: Pemprov Papua: Penjabat Bupati Diminta Ciptakan Rasa Aman Jelang Pemilu 2024

Lebih lanjut, Wakil Ketua Umum Barisan Pemuda Nusantara (Bapera) ini menilai seharusnya Pemprov Papua berkoordinasi dengan Pemprov DKI Jakarta dan mengundang warga untuk duduk bersama dan memikirkan solusi bersama mengingat banyaknya warga yang tinggal di lokasi tersebut.

Namun yang terjadi Pemprov Papua malah melakukan tindakan sewenang-wenang mematikan air PAM hingga aliran listrik di mess tersebut.

Tragisnya, sempat ada upaya paksa Satpol PP Pemda Papua agar melakukan pengosongan mess tersebut.

"Saya kira ini merupakan tindakan ceroboh dan tidak manusiawi apalagi dilakukan oleh seseorang yang seharusnya menjaga dan melindungi warganya," ujar Abraham.

Baca juga: Pemprov Papua Luncurkan Tobbi Podcast, Jeri: Bakal Jadi Layanan Informasi Warga

Abraham menambahkan sejatinya memang sudah ada wacana dari Pemprov Papua untuk mencarikan tempat baru bagi para warga Papua di DKI Jakarta ini untuk pindah ke Serang Banten.

Sayangnya, sampai saat ini belum ada upaya mediasi atau dialog membahas ini lagi secara matang.

Sementara wilayah baru ini ternyata jauh dari kata layak untuk ditempati.

Sumber: Tribun Papua
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved