Senin, 13 April 2026

Kongres Masyarakat Adat

Pesan Pemuda AMAN di Hari Sumpah Pemuda: Junjung Tinggi Adat Istiadat dari Leluhur

Menurut Maman, perjungan pahlawan yang dulu berjuang bukan saja membela negara tetapi juga memperjuangkan hak-hak masyarakat adat.

Tribun-Papua.com/Putri Nurjannah Kurita
Pemuda adat dari Komunitas Masyarakat Adat Kecamatan Subah, Sambas, Kalimantan Barat, Maman Putra Baya di sela-sela sidang komisi KMAN VI di Stadion Barnabas Youwe, Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, Jumat (28/10/2022). 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Putri Nurjannah Kurita

TRIBUN-PAPUA.COM, SENTANI - Pemuda adat dari Komunitas Masyarakat Adat Kecamatan Subah, Sambas, Kalimantan Barat, Maman Putra Baya mengingatkan pemuda di seluruh Indonesia untuk menjunjung tinggi adat istiadat yang diwariskan oleh lelulur.

Peserta Kongres Masyarakat Adat Nusantara (KMAN) VI di Wilayah Tanah Tabi, Jayapura itu menjelaskan dalam rangka Hari Sumpah Pemuda 2022, pemuda memiliki peran besar dalam pembangunan dan keberlanjutan negara Republik Indonesia.

Baca juga: Sidang Komisi Organisasi KMAN VI Sepakat Pasal 1 dan 2 Diubah, Begini Bunyinya

"Terutama di hari ini (Sumpah Pemuda) saya sangat berterima kasih untuk perjuangan bangsa pahlawan-pahlawan kita," ujarnya kepada Tribun-Papua.com di Stadion Barnabas Youwe, Sentani, Kabupaten Jayapura, Jumat (28/10/2022).

Menurut Maman, perjungan pahlawan yang dulu berjuang bukan saja membela negara tetapi juga memperjuangkan hak-hak masyarakat adat.

Pemuda adat hingga hari ini karena perjuangan itu sangat kritis, militan, dan loyal terhadap bangsa.

"Kita juga harus hargai perjuangan bangsa, sesepuh, leluhur kita sebelumnya."

Baca juga: Jokowi Tak Hadiri KMAN VI di Jayapura, RUU Masyarakat Adat Mangkrak 10 Tahun di DPR

Menurutnya, pemuda bukan saja dilihat dari usianya namun rekan-rekan yang bersemangat muda tidak hanya usia, walaupun sudah berumur 50 tahun tapi kalau semangat dan jiwanya masih muda juga disebut pemuda.

Maman juga berpesan di Hari Sumpah Pemuda, untuk selalu menjaga dan melestarikan warisan adat istiadat, kebudayaan, serta lingkungannya.

"Kita juga jangan lupa untuk saling menghargai, apalagi menjadi seorang pemimpin," jelasnya. (*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved