Pemprov Papua
Lukas Enembe Minta Rumah Sakit dan Puskesmas di Papua Fokus Tangani Kasus Gagal Ginjal Akut
Gubernur Papua Lukas Enembe menilai, saat kasus gagal ginjal akut sudah semakin merebak dan menyebar di berbagai daerah.
Penulis: Yohanes Musanus Palen | Editor: Paul Manahara Tambunan
Laporan wartawan Tribun-Papua.com, Raymond Latumahina
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Gubernur Papua, Lukas Enembe, berpesan kepada seluruh rumah sakit dan puskesmas agar fokus terhadap kasus gagal ginjal akut.
Demikian disampaikan oleh Juru Bicara Gubernur Papua, Muhammad Rifai Darus, di Kota Jayapura, Senin (31/10/2022).
"Bapak Gubernur mengimbau kepada Dinas Kesehatan Provinsi Papua agar dapat terus bergerak memonitoring rumah sakit dan puskesmas di seluruh Papua terkait kasus gagal ginjal akut ," kata Muhammad Rifai Darus.
Baca juga: Jumlah Kasus Gagal Ginjal Akut Turun sejak Obat Sirup Disetop, Menkes: Lebih dari 95 Persen
Sebab, Gubernur Lukas Enembe memandang, saat kasus gagal ginjal akut sudah semakin merebak dan menyebar di berbagai daerah.
Maka dari itu, Lukas Enembe ingin Dinas Kesehatan Provinsi Papua dapat menjalankan rekomendasi yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
"Gubernur juga berpesan agar seluruh rekomendasi dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian Kesehatan dapat ditindaklanjuti dan dilaksanakan," ungkapnya.
Muhammad Rifai Darus membeberkan, meski pun saat ini Lukas Enembe masih sakit, tapi Gubernur Papua dua periode itu tetap memantau roda pemerintahan.
Baca juga: Kasus Gagal Ginjal Akut Terus Bertambah, Pasien Meninggal Dunia Capai 157 Orang
"Beliau tetap memantau langsung roda pemerintahan Provinsi Papua," kata Muhammad Rifai Darus.
Selain itu, Gubernur Lukas Enembe juga tetap berkoordinasi dengan Sekretaris Daerah (Sekda) dan seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
"Bapak Gubernur masih melakukan kewajibannya sebagai Kepala Daerah dengan koordinasi bersama Seksa dan seluruh Kepala OPD," pungkasnya. (*)
