Calon Panglima TNI

Yudo Margono soal Penegakan Hukum dan HAM di Papua: Lanjutkan Kebijakan Jenderal Andika

Laksamana Yudo Margono menegaskan, akan menegakkan hukum sekalipun penanganan Papua dilakukan secara humanis.

Tribun-Papua.com/Kompas.com
Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa bersama Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono di Markas Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (1/12/2022).((KOMPAS.com/ACHMAD NASRUDIN YAHYA)) 

TRIBUN-PAPUA.COM - Calon Panglima TNI Laksamana Yudo Margono berjanji akan meneruskan kebijakan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa soal penanganan keamanan di Papua.

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Yudo Margono menegaskan, akan menegakkan hukum sekalipun penanganan Papua dilakukan secara humanis.

Itu juga berlaku dalam penegakkan hak asasi (HAM) di Bumi Cendrawasih.

Baca juga: Sosok Istri Calon Panglima TNI Yudo Margono, Perwira Menengah Polri AKBP Veronica Yulis Prihayati

"Ya kita tetap menegakkan HAM, menegakkan hukum itu pasti akan kita lanjut yang sekarang dilaksanakan oleh Pak Andika Perkasa tentang itu akan saya lanjutkan," kata Yudo kepada wartawan di Markas Komando Armada Republik Indonesia, Jakarta, Senin (5/12/2022) siang.

Komitmennya soal penegakkan HAM dan hukum sudah ia sampaikan pada saat menjalani fit and proper test di Komisi I DPR RI, Jumat (2/12/2022).

Yudo Margono memastikan akan menjunjung tinggi HAM apabila jabatan Panglima TNI resmi diembannya.

"Kemarin kan waktu fit and proper test kan juga sudah ditanyakan dan didalami. Tentunya kita tetap menjunjung tinggi HAM di dalam reformasi birokrasi di dalam prioritas saya yang keempat," terang dia.

Meski demikian, Yudo mengatakan bahwa tak semua kebijakan Andika akan diteruskan.

Menurutnya, kebijakan Andika yang bagus akan diteruskan.

Sedangkan, beberapa kebijakan lainnya akan dievaluasi bersama tiga kepala staf angkatan.

"Tentunya tadi yang kemarin saya sampaikan, yang bagus dan masih relevan di zamannya tentunya akan saya lanjutkan. Nah yang lain-lainnya nanti akan kita evaluasi bersama kepala staf yang lain," imbuh dia.

Komisi I DPR menyetujui Yudo menjadi calon Panglima TNI menggantikan Andika yang akan memasuki masa pensiun pada 21 Desember 2022.

Persetujuan itu diputuskan usai Komisi I DPR menggelar fit and proper test Yudo sebagai calon Panglima TNI.

"Setelah mendengarkan dan mempertimbangkan pandangan fraksi Komisi I, maka Komisi I DPR putuskan setujui pemberhentian dengan hormat Jenderal Andika Perkasa sebagai Panglima TNI," ujar Ketua Komisi I DPR Meutya Hafid di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (2/12/2022).

Baca juga: Yudo Margono Diminta Wujudkan Visi Poros Maritim Dunia hingga Pastikan Keamanan di Tanah Papua

"Poin kedua memberikan persetujuan calon Panglima TNI Laksamana Yudo Margono sebagai Panglima TNI," sambungnya.

Yudo merupakan calon tunggal Panglima TNI yang ditunjuk oleh Presiden Joko Widodo.

Saat menjalani fit and proper test, Yudo didampingi oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman, Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Fadjar Prasetyo, dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Yudo Margono Janji Lanjutkan Kebijkan Andika soal Penegakkan HAM dan Hukum di Papua",

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved