Breaking News:

Gubernur Lukas Enembe Diperiksa KPK

Lukas Enembe Harus Didampingi Dokter dan Penyidik KPK jika Dapat Rujukan RSPAD Berobat ke Singapura

Firli Bahuri sebut Lukas Enembe harus didampingi dokter dan penyidik KPK jika mendapatkan rujukan dari RSPAD atau RSCM untuk berobat ke Singapura.

(Kontributor Tribunnews.com, B Ambarita)
Gubernur Papua, Lukas Enembe - Firli Bahuri sebut Lukas Enembe harus didampingi dokter dan penyidik KPK jika mendapatkan rujukan dari RSPAD atau RSCM untuk berobat ke Singapura. 

TRIBUN-PAPUA.COM - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri mengatakan pihaknya pernah menawarkan upaya penyembuhan penyakit yang diderita Gubernur Papua Lukas Enembe dan akan memberikan fasilitas sesuai ketentuan undang-undang.

Firli Bahuri menyebutkan, keselamatan jiwa Lukas Enembe lebih diutamakan, setelah itu barulah proses penegakan hukum terkait kasus dugaan suap dan gratifikasi yang menjeratnya dilakukan.

Ia mengatakan, Lukas Enembe pernah dirawat di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto (RSPAD) Jakarta terkait penyakit yang dideritanya.

Baca juga: Firli Bahuri Ungkap Alasan Ikut Periksa Lukas Enembe di Papua, Singgung soal Keselamatan Anggotanya

Ketua KPK Firly Bahuri menyalami Gubernur Papua Lukas Enembe ketika hendak diperiksa di kediaman pribadi Lukas di Koya Tengah, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Papua, Kamis (3/11/2022).
Ketua KPK Firly Bahuri menyalami Gubernur Papua Lukas Enembe ketika hendak diperiksa di kediaman pribadi Lukas di Koya Tengah, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Papua, Kamis (3/11/2022). (DOK TIM HUKUM DAN ADVOKASI GUBERNUR PAPUA)

Oleh karena itu, Firli Bahuri mengatakan bahwa alternatif pertama KPK untuk pengobatan Lukas Enembe adalah di RSPAD.

“Dan kami sudah dapat data bahwa Pak Lukas Enembe pernah dirawat di RSPAD sehingga alternatif pertama adalah kita akan pengobatan di RSPAD,” ujar Firli dalam konferensi pers di KPK, Kamis (8/12/2022) dini hari.

Firli Bahuri juga menyebutkan bahwa Lukas Enembe harus mendapatkan rujukan dari RSPAD atau Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) jika ingin berobat ke luar negeri.

“Kalaupun harus pengobatan di luar negeri maka harus dirujuk oleh RSCM (Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo) ataupun RSPAD (Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto),” kata Firli.

Menurut dia, saat ini KPK bekerja sama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) untuk memeriksa kondisi kesehatan Lukas.

Baca juga: Lukas Enembe Disebut Tak Masalah jika Harus Didampingi Penyidik KPK untuk Berobat ke Singapura

Jika memang Lukas harus berobat ke luar negeri, pemeriksaan itu harus didampingi dokter yang ditunjuk KPK dan penyidik.

“Didampingi oleh dokter, termasuk juga didampingi oleh penyidik KPK,” kata dia.

Sebelumnya, pengacara Lukas Enembe, Petrus Bala Pattyona mendatangi gedung Merah Putih KPK pada Senin (28/11/2022) lalu.

Ia menyebut kondisi kesehatan kliennya memburuk.

Menurut Petrus, kondisi ginjal, paru-paru, dan stroke Lukas semakin parah.

Ia mengeklaim dokter yang merawat Lukas dari luar negeri merekomendasikan agar gubernur itu segera dibawa ke Singapura untuk menjalani pengobatan.

Baca juga: Pengacara Lukas Enembe Temui Saksi yang Dipanggil Penyidik, KPK Dalami Dugaan Obstruction of Justice

“Intinya bahwa Pak Lukas Enembe harus dibawa ke Singapura kalau dibiarkan satu minggu terakhir nanti keadaan akan sangat memburuk,” kata Petrus kepada wartawan.

KPK menetapkan Lukas sebagai tersangka dugaan suap dan gratifikasi terkait proyek yang bersumber dari APBD di Papua.

Sejauh ini, KPK telah memeriksa sejumlah saksi, mulai dari bawahan Lukas, kontraktor pemenang tender proyek di Papua, hingga pramugari dari penyedia jasa layanan pesawat terbang tempat Lukas menyewa jet pribadi.

(Kompas.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Firli Sebut Lukas Enembe Harus Dapat Rujukan RSPAD untuk Berobat ke Luar Negeri

Sumber: Kompas.com
Berita Populer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved