Pesawat Tergelincir di Papua
Cuaca Ekstrem Penyebab Rimbun Air Tergelincir di Dogiyai Papua Tengah, Polisi: Tidak Ada Korban Jiwa
Kombes Ahmad Musthofa Kamal, menyebut kondisi cuaca ekstrem menjadi penyebab tergelincirnya pesawat Rimbun Air di Dogiyai Papua Tengah.
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Pesawat Rimbun Air tergelincir saat hendak mendarat di Bandara Moemani, Kabupaten Dogiyai, Papua Tengah, Jumat (23/12/2022), sekira pukul 13.37 WIT.
Pesawat dengan dengan nomor penerbangan PK-OTY itu sebelumnya terbang dari Bandara Mosez Kilangin, Timika.
Polisi menyatakan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden kecelakaan pesawat tersebut.
Baca juga: BREAKING NEWS: Pesawat Rimbun Air Tergelincir di Dogiyai Papua Tengah
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Ahmad Musthofa Kamal, menyebut kondisi cuaca ekstrem menjadi penyebab tergelincirnya pesawat Rimbun Air.
Angin di sekitar Bandara Moemani begitu kencang.
"Angin yang sangat kencang mengakibatkan pesawat kehilangan kendali dan akhirnya menabrak pembatas runway," kata Kamal melalui keterangan persnya, Jumat (23/12/2022).
Baca juga: 3 Kecelakaan Pesawat yang Terjadi di Papua: Rimbun Air, Jayawija Dirgantara, hingga Smart Air
Aparat gabungan langsung menuju ke pesawat untuk proses evakuasi.
"Masih dilakukan evakuasi badan pesawat dan masih dilakukan penyidikan terkait dengan kejadian tersebut," tandas mantan Kapolres Halmahera Selatan itu. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/TERGELINCIR-Kondisi-pesawat-milik-maskapai-Rimbun-Air.jpg)