Gempa Bumi Guncang Jayapura

Gempa Bumi Tektonik Magnitudo 3,8 Kembali Guncang Kota Jayapura, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa bumi tektonik bermagnitudo 3,8 kembali mengguncang Kota Jayapura, Papua pada Selasa, 3 Januari 2023 dan tak berpotensi tsunami.

Penulis: Aldi Bimantara | Editor: Roy Ratumakin
Istimewa
GEMPA JAYAPURA - Kota Jayapura, Papua kembali diguncang gempa bumi susulan dengan magnitudo 3,8, dan tak berpotensi tsunami, Selasa (3/1/2023). 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Aldi Bimantara

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Gempa bumi tektonik bermagnitudo 3,8 kembali mengguncang Kota Jayapura, Papua pada Selasa, 3 Januari 2023 dan tak berpotensi tsunami.

Pantauan Tribun-Papua.com Selasa, (3/1/2023), gempa tersebut dirasakan warga Kota Jayapura sekira pukul 05.21 WIT.

"Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki kekuatan magnitudo 3,8  dengan episenter gempa bumi terletak pada koordinat 2.53° LS dan 140.69° BT," kata Kepala Balai Besar MKG Wilayah V, Yustus Rumakiek, melalui rilisnya.

Baca juga: Jayapura Diguncang Gempa, Bandara Sentani Tetap Beroperasi

Ia mengatakan, gempa tersebut terjadi lebih tepatnya berlokasi di darat pada jarak 10 km timur laut Kota Jayapura, Papua dengan kedalaman 10 km.

"Gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal, akibat adanya aktivitas sesar lokal yang melintas di wilayah Kota Jayapura," sebutnya.

 

 

Gempa bumi bermagnitudo 3,8 ini dirasakan oleh masyarakat di daerah Kota Jayapura dengan skala intensitas II MMI.

Di mana getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

Yustus menyebutkan gempa bumi ini merupakan gempa bumi susulan dari gempa bumi utama magnitudo 4.9 pada 2 Januari 2023.

Baca juga: Bioskop, Hotel, hingga Rumah Sakit Terdampak Gempa di Jayapura

Hingga pukul 05:30 WIT, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 127 aktivitas gempa bumi susulan.

"Masyarakat kami imbau, agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya," pintanya.

Kemudian, ia menyarankan agar menghindari  bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. (*)

Sumber: Tribun Papua
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved