Kamis, 9 April 2026

Papua Terkini

BPBD Papua: Warga di pesisir Papua Waspadai Cuaca Ekstrim

Kepala BPBD Provinsi Papua, Welliam R Manderi mengatakan, pihaknya meminta agar mayoritas nelayan di pesisir untuk waspadai.

Penulis: Hendrik Rikarsyo Rewapatara | Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/Hendrik Rewapatara
Kepala BPBD Provinsi Papua, Welliam R Manderi. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Hendrik Rewapatara

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Papua mengimbau seluruh masyarakat di wilayah pesisir untuk mewaspadai cuaca ekstrim angin kencang diperairan laut utara dan selatan.

Himbauan itu diperuntukan bagi masyarakat, lantaran beberapa waktu lalu terjadi kecelakaan kapal cepat (speedboat) di sekitar perairan Kaipuri Pulau Kurudu, Kabupaten Kepulauan Yapen, Provinsi Papua, Sabtu (7/1/2023) malam.

Kepala BPBD Provinsi Papua, Welliam R Manderi mengatakan, pihaknya meminta agar mayoritas nelayan di pesisir untuk waspadai.

Baca juga: Gempa 7,9 M Guncang Maluku Terasa Hingga Merauke Papua Selatan

"Kami imbau kepada masyarakat yang berada dipesisir baik Utara maupun Selatan tetap wapada, tidak melaut dulu karena cuaca ekstrem," kata Welliam kepada Tribun-Papua.com, Selasa (10/1/2023) pagi di Jayapura.

Menurut Welliam, imbauan itu diberikan karena terbukti beberapa waktu lalu ada kecelakaan laut di pesisir kepulauan Yapen.

 

 

"Kami minta agar masyarakat selalu mengupdate data di Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah V Papua."

"Karena kita punya informasi di BMKG ini sampai nanti bulan Maret 2023 itu cuaca ekstrem termaksut di Papua," sambungnya.

Baca juga: Cegah Hoaks, KIP Papua: Badan Publik Beri Informasi Harus Akurat Soal Cuaca Ekstrim

Kata Welliam, seluruh masyarakat diminta untuk tetap wasapada dengan bagian ini.

"Hati-hati, kita tahu bersama bahwa masyarakat di Utara dan Selatan mayoritas nelayan, untuk itu mau melaut harus mengecek situasi update data mengenai pasang dan tingginya gelombang," katanya.

Ia menambahkan, dengan fokus mengupdate data BMKG tentu saja menjadi literatur bagi masyarakat agar terhindar dari kecelakaan laut. (*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved