Kerusuhan Jayapura 2019

Eksepsi Ditolak, Victor Yeimo Siap Hadapi Peradilan Kasus Kerusuhan Jayapura: Fokus Rasisme!

Victor Yeimo ditangkap dan diadili atas kasus kerusuhan Jayapura 2019, menyusul rasisme terhadap mahasiswa Papua yang terjadi di Surabaya 2019.

Tribun-Papua.com/Hendrik Rewapatara
Victor Yeimo (baju batik merah) didampingi kuasa hukumnya Emanuel Gobay saat memberikan keterangan kepada pers usai menjalani sidang di Pengadilan Negeri (PN) Jayapura, Selasa (18/1/2023). 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Hendrik Rewapatara

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Terdakwa Victor Frederik Yeimo menyatakan diriya siap menyelesaikan proses hukum di Pengadilan Negeri Jayapura.

Victor Yeimo ditangkap dan diadili atas kasus kerusuhan Jayapura 2019, menyusul rasisme terhadap mahasiswa Papua yang terjadi di Surabaya pada Agustus 2019.

Victor Yeimo mengaku tidak akan berbicara mengenai kasus lain, tetapi hanya fokus masalah kasus rasisme.

Baca juga: Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jayapura Tolak Eksepsi Victor Yeimo, Berikut Faktanya

"Saya mau tegaskan, saya hanya fokus di kasus rasisme yang terjadi 19 Agustus 2019 lalu," ujar Victor Yeimo kepada Tribun-Papua.com di Lapas Abepura, Rabu (25/1/2023).

Menurutnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam dakwaannya terlihat kurang cermat.

JPU dinilai menggabungkan kasus dugaan makar pada 2008 dengan rasisme pada 2019.

"Kasus makar itu saya sudah pernah jalani 10 tahun lalu. Saat ini yang saya jalani hanya rasisme."

"Jadi untuk proses persidangan selanjutnya, saya tidak akan mengulangi lagi kasus yang sudah dilewati 10 tahun lalu itu," lanjutnya.

Victor Yeimo pernah ditahan atas kasus dugaan makar pada 2008.

Baca juga: Paham Papua Desak Majelis Hakim PN Jayapura Hentikan Proses Penuntutan Victor Yeimo

"Jadi sebenarnya, dakwaan itu ditolak. Namun, majelis hakim sudah berkesimpulan untuk dibuktikan dalam persidangan," ujarnya.

SIDANG - Kordinator Litigasi Koalisi Penegak Hukum dan Ham Papua (Paham) Papua Emanuel desak Majelis Hakim PN Jayapura hentikan proses penuntutan terhadap Victor Yeimo.
SIDANG - Kordinator Litigasi Koalisi Penegak Hukum dan Ham Papua (Paham) Papua Emanuel desak Majelis Hakim PN Jayapura hentikan proses penuntutan terhadap Victor Yeimo. (Tribun-Papua.com/Hendrik Rewapatara)

Victor menegaskan dirinya siap menghadapi penolakan oleh hakim pengadilan dalam eksepsi yang dilayangkannya. 

"Tidak jadi masalah, dibuktikan saja, saya siap hadapi itu," jelasnya.

"Tidak boleh ada peradilan pidana yang rasis. Sudah cukup, tidak boleh lagi terjadi," pungkasnya.

Sebelumnya, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jayapura menolak eksepsi kuasa hukum terdakwa atas kerusuhan Jayapura 2019, Victor Yeimo.

Penolakan itu sampaikan dalam lanjutan sidang dengan agenda pembacaan putusan sela, oleh Hakim Ketua Pengadilan Negeri Jayapura, Mathius, Selasa (24/1/2023). (*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved