Pesawat Susi Air Terbakar
Pilot Susi Air Disandera KKB, Kapolda Papua: Egianus Kogoya, Setop Buat Aksi!
Aksinya KKB tersebut membuat warga panik lantaran takut dengan kondisi Paro yang kian menegangkan disusul pengungsian ke Kenyam.
Penulis: Marselinus Labu Lela | Editor: Roy Ratumakin
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Marselinus Labu Lela
TRIBUN-PAPUA.COM, TIMIKA – Kelompok Kriminal Senjata (KKB) pimpinan Egianus Kogoya kembali melakukan aksi pembakaran pesawat Susi Air dan sekaligus diduga menyandera pilot asal Selandia Baru pada, Selasa (7/2/2023) di Distrik Paro, Kabupaten Nduga.
Aksinya KKB tersebut membuat warga panik lantaran takut dengan kondisi Paro yang kian menegangkan disusul pengungsian ke Kenyam.
Baca juga: Pencarian Pilot Susi Air, Kompolnas Tiba di Timika Papua Tengah
"Nduga sekarang sedang membangun sesuai apa yang dikatakan oleh Pj Bupati Nduga, Namia Gwijangge. Dalam hal ini masyarakat Nduga juga wajib membangun daerahnya," kata Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius D Fakhiri kepada Tribun-Papua.com, Selasa (14/2/2023) di Timika.
Lanjut Kapolda, dengan kejadian pembakaran Pesawat Susi Air oleh KKB menghambat proses pembangunan hingga berdampak pada masyarakat.
"Ini yang membuat masyarakat bergeser ke Kenyam karena kondisi di Paro tidak aman," ucapnya.
Dikatakan, kejadian ini sangat disayangkan dan pemerintah Nduga juga harus berusaha keras melayani masyarakat yang mengungsi.
"Saya berharap KKB pimpinan Egianus dan kawanya setop buat aksi yang tidak perlu. Kami TNI-Polri akan lawan dan tidak akan mundur," tegasnya.
Baca juga: VIRAL Foto WNA Kibarkan Bendera Bintang Kejora, Kabid Humas: Kami Usut!
Selain itu Kapolda juga memastikan bahwa pilot Susi Air saat ini ada ditangan KKB namun lokasinya belum diketahui.
"Kondisi pilot juga belum diketahui apakah dalam keadaan baik atau tidak," katanya.
Lanjutnya, saat ini pemerintah dan tokoh masyarakat Nduga berupaya bertemu dengan Egianus guna negosiasi apa yang kelompok tersebut mau.
"Kami akan melihat apa yang diminta Egianus dimana pemeintah Nduga harus bertanggungjawab pada proses ini," tuturnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/07092022-Irjen_Pol_Mathius_D_Fakhiri-1.jpg)