Kamis, 16 April 2026

Paskah 2023

Apa Itu Puasa Rabu Abu Bagi Umat Katolik? Ini Aturan Pantangannya!

Seluruh umat Katolik di seluruh dunia tengah merayakan hari Rabu Abu, yang merupakan perayaan sakral menandakan awal puasa dan prapaskah.

Editor: Roy Ratumakin
Tribunnews
Seluruh umat Katolik di seluruh dunia tengah merayakan hari Rabu Abu, yang merupakan perayaan sakral menandakan awal puasa dan prapaskah. 

TRIBUN-PAPUA.COM - Tahukah tentang apa itu Puasa Rabu Abu 2023? Puasa Rabu Abu 2023 merupakan salah satu tradisi umat Katolik selama masa Prapaskah. Apa makna, aturan pantang dan puasa Katolik 2023?

Masa Prapaskah 2023 telah dimulai di tanggal 22 Februari 2023.

Hari ini bertepatan pula dengan perayaan Rabu Abu hingga 8 April 2023 mendatang.

Seluruh umat Katolik di seluruh dunia tengah merayakan hari Rabu Abu, yang merupakan perayaan sakral menandakan awal puasa dan prapaskah.

Baca juga: Mengenal Rabu Abu yang Jadi Awal Masa Pra-Paskah

Hari Rabu Abu ini dirayakan oleh Gereja Katolik dengan Misa Kudus.

Perayaan Rabu Abu, bagi Gereja Katolik adalah menandakan dimulainya masa Prapaskah.

Prapaskah adalah persiapan untuk menyambut hari Kebangkitan Yesus Kristus atau Paskah di hari Minggu Paskah.

Hari Rabu Abu ini diperingati di 40 hari sebelum Paskah atau 44 hari dengan menghitung hari Minggu, sebelum hari Jumat Agung.

Seluruh umat Katolik di seluruh dunia tengah merayakan hari Rabu Abu, yang merupakan perayaan sakral menandakan awal puasa dan prapaskah.
Seluruh umat Katolik di seluruh dunia tengah merayakan hari Rabu Abu, yang merupakan perayaan sakral menandakan awal puasa dan prapaskah. (Tribunnews)

Penamaan Rabu Abu ini berasal dari pengolesan abu pertobatan di dahi jemaat Katolik.

Abu tersebut dioleskan oleh imam yang akan mengucapkan sebuah kalimat pertobatan.

Abu yang digunakan berasal dari daun palem yang dibakar dari perayaan Minggu Palma tahun sebelumnya.

Di hari itu, jemaat yang datang ke Gereja akan diberi tanda salib di dahinya dari abu sebagai simbol upacara.

Simbol tersebut mengingatkan jemaat akan ritual Israel kuno.

Di mana seseorang menaburkan abu di atas kepalanya atau di seluruh tubuh sebagai tanda penyesalan, kesedihan, dan pertobatan.

Baca juga: Jadi Awal Masa Pra-Paskah, Ini Makna Rabu Abu bagi Umat Katolik

Makna Rabu Abu

Sumber: Tribun Papua
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved