Plt Bupati Mimika Tersangka Korupsi
Arteria Dahlan: Kasus yang Disangkakan ke Plt Bupati Mimika Tidak Mendasar
Menurut Arteria, kasus yang dipersangkakan oleh Kejaksaan Tinggi Papua kepada rekannya sesama kader PDIP itu tidak mendasar.
Penulis: Hendrik Rikarsyo Rewapatara | Editor: Roy Ratumakin
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Hendrik Rewapatara
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Kasus yang menjerat Plt Bupati Mimika Johannes Rettob tampaknya mendapat perhatian dari berbagai pihak. Satu diantaranya Anggota Komisi III DPR RI Arteria Dahlan.
Menurut Arteria, kasus yang dipersangkakan oleh Kejaksaan Tinggi Papua kepada rekannya sesama kader PDIP itu tidak mendasar.
"Kenapa saya katakan tidak mendasar, karena tidak ada temuan dari BPK terkait kerugian negara dalam perkara itu."
Baca juga: BREAKING NEWS Sahabat Johannes Rettob Geruduk Kantor Kejari Mimika, Ada Apa?
"Kemudian langsung saja jadikan tersangka berdasarkan penghitungan pihak swasta, ini sangat tidak masuk akal dan menyalahi prosedur hukum," kata Arteria Dahlan kepada wartawan di satu diantara hotel di Jayapura, Senin (6/3/2023).
Kata Arteria, selain kerugian negara yang tidak mendasar, pelimpahan berkas perkara dilakukan oleh Penyidik Kejaksaan Tinggi Papua cukup unik.
"Heranya, tidak ada berita acara, tiba-tiba berkas langsung dilimpahkan. Seharusnya ada mekanisme, ini harus dipertanyakan ada apa dengan Kejaksaan dan penyidik," ujarnya.
Ia pun menduga, kasus yang kini ditangani Kejaksaan ada kepentingan orang lain didalamnya.
"Perkara ini diduga drive serta dikendalikan, mungkin saja oleh orang-orang tertentu," cetusnya.
Dia pun meminta agar Kejaksaan Agung segerakan mengevaluasi kinerja Kajati Papua.
Baca juga: Ini Tanggapan Kejari Mimika Terkait Aksi Pendukung Johannes Rettob
"Harus ada evaluasi kinerja para penyidik di Kejati Papua termasuk mantan Kajari Mimika yang kini menjabat sebagai Aspidsus," bebernya.
Ia menambahkan, dirinya akan membawa kasus ini hingga ke Kementrian terkait, termasuk dibahas didalam sidang DPR nantinya dalam waktu dekat.
"Saya akan bahas ini di forum-forum resmi termasuk sidang DPR nantinya. Saya juga sudah meminta waktu untuk bertemu Menkopolhukam terkait masalah ini," tandasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/06032023-arteria_dahlan.jpg)