Minggu, 26 April 2026

HUT Kabupaten Keerom

Piter Gusbager: Kabupaten Keerom Bagian Penting Bagi Tanah Papua

Bupati Keerom, Piter Gusbager mengatakan, keberadaan Kabupaten Keerom adalah bagian penting dari Tanah Papua saat ini.

Penulis: Yohanes Musanus Palen | Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/Yohanes Musamus palen
Bupati Keerom, Piter Gusbager ketika mengunting pita pada HUT ke-20 Kabupaten Keerom, Rabu (12/4/2023). 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Hans Palen

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Bupati Keerom, Piter Gusbager mengatakan, keberadaan Kabupaten Keerom adalah bagian penting dari Tanah Papua saat ini.

“Kalau Keerom masih terisolasi maka Papua tidak akan maju. Pasalanya, Keerom adalah daerah transisi utara, selatan pegunungan Papua,” kata Bupati Piter Gusbager pada acara HUT ke-20 Kabupaten Keerom, Rabu (12/4/2023).

Menurutnya, jika infrastuktur di Kabupaten Keerom ini masih tetap bermasalah, maka wilayah bagian Selatan dan pegunungan Papua tetap bermasalah pula sampai hari ini.

Baca juga: Bupati Piter Gusbager: Kabupaten Keerom Milik Semua Orang

Maka, kata Bupati Piter, kalau Keerom ini dibuka maka wilayah belakang seperti Kabupaten Boven Digoel, Pegunungan Bintang, Yalimo, Yahukimo, dan Jayawijaya akan terbuka. Sehingga, arus pergerakkan orang dan barang akan lebih mudah masuk.

Demikian arus pelayanan jasa itu pasti bergerak secara merata dan cepat.

 

 

Namun nyatanya, isolasi wilayah Selatan belakang Kabupaten Keerom masih menjadi persoalan sampai hari ini.

Begitu juga persoalan soal wilayah tapal batas, jalan, jembatan, perumahan, listrik dan telekomunikasi masih menjadi isu yang sejauh ini belum dituntaskan serta menjadi perhatian serius.

“Pada pemerintahan kami (saat ini) dan pemerintah sebelumnya telah berkerja keras untuk membangun Kabupaten Keerom. Tujuan kita satu, rakyat keerom sejahtera. Hari ini yang kami lakukan bukan untuk diri sendiri, kalangan atau kelompok tertentu,” terang Bupati Piter.

Kata Piter, kalau ada oknum-oknum yang kecewa dengan kepemimpinannya bersama wakil bupati, maka pihaknya hadir bukan untuk menjawab persoalan pribadi, tetapi untuk daerah Keerom.

Baca juga: Bupati dan Forkompinda Ikut Jalan Sehat Sambut HUT ke-20 Kabupaten Keerom

“Kita tidak mungkin menyenangkan semua orang. Yang kita sentuh adalah kepentingan publik. Kalau ini sudah kita lakukan, mudah-mudahan kepentingan pribadi setiap orang juga kita sentuh,” ucap Piter.

Dikatakan, persoalan Keerom sampai hari ini dalah ekonomi. Sehingga ia menginginkan kepada semua pihak memaknai usai 20 tahun Kabupaten Keerom ini ada kemandirian dibidang ekonomi.

Namun selama kemandirian daerah dibidang ekonomi masih menjadi masalah, maka tidak akan lepas dari persoalan yang lainnya.

Sumber: Tribun Papua
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved