Hardiknas di Papua
Peringati Hardiknas, Pemprov Papua Selatan Laksanakan Upacara Bendera Bersama Ribuan Pelajar
Memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Pemerintah Provinsi Papua Selatan melaksanakan upacara bendera di monumen kapsul waktu.
Penulis: Yulianus Bwariat | Editor: Roy Ratumakin
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Yulianus Bwariat
TRIBUN-PAPUA.COM, MERAUKE – Memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Pemerintah Provinsi Papua Selatan melaksanakan upacara bendera di Monumen Kapsul Waktu.
Hadir selaku Pembina upacara, Asisten I Pemprov Papua Selatan, Agustinus Joko Guritno serta undangan lainnya.
Dalam amanat, Agustinus membacakan pidato menteri pendidikan, kebudayaan, riset dan teknologi, Nadiem Makarim.
Baca juga: Pemprov Papua Gelar Upacara Hardiknas di SMU N 3 Buper Waena, ini Kata Suzana Wanggai
"Sebanyak 24 episode Merdeka Belajar yang sudah diluncurkan membawa kita semakin dekat dengan cita-cita luhur Ki Hadjar Dewantara, yaitu pendidikan yang menuntun bakat, minat, dan potensi peserta didik agar mampu mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi-tingginya sebagai seorang manusia dan sebagai anggota masyarakat," ucapnya, Selasa (2/5/2023).
Dikatakan, anak-anak sekarang bisa belajar dengan lebih tenang karena aktivitas pembelajaran mereka dinilai secara lebih holistik oleh gurunya sendiri.
Para kepala sekolah dan kepala daerah yang dulu kesulitan memonitor kualitas pendidikannya, kata Agustinus, sekarang dapat menggunakan data Asesmen Nasional di Platform Rapor Pendidikan untuk melakukan perbaikan kualitas layanan pendidikan.
"Para guru sekarang berlomba-lomba untuk berbagi dan berkarya dengan hadirnya Platform Merdeka Mengajar. Selain itu, guru-guru yang dululu diikat berbagai peraturan yang kaku sekarang lebih bebas berinovasi di kelas dengan hadirnya Kurikulum Merdeka," tuturnya.
Sejalan dengan Kurikulum Merdeka yang menekankan pembelajaran mendalam untuk mengembangkan karakter dan kompetensi, seleksi masuk perguruan tinggi negeri pun sekarang fokus pada mengukur kemampuan literasi dan bernalar.
Pada jenjang perguruan tinggi, kata Agustinus, mahasiswa yang dululu hanya belajar teori di dalam kelas sekarang bisa melanglang buana mencari pengetahuan dan pengalaman di luar kampus dengan hadirnya program-program Kampus Merdeka.
Baca juga: 300 Sekolah Bakal Peringati Hardiknas, Ted Mokay : Dalam Bentuk Resepsi dan Halal Bihalal
Dari segi pendanaan, pencairan langsung dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) ke sekolah dan pemanfaatannya yang lebih fleksibel telah memberikan keleluasaan bagi sekolah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.
Dengan perluasan program beasiswa, dikatakan, kesempatan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi sekarang jauh lebih terbuka.
Selain itu, dukungan dana padanan untuk mendanai riset juga telah melahirkan begitu banyak inovasi yang bermula dari kolaborasi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/02052023-Hardiknas_di_Merauke.jpg)