Info Jayapura
PT SPIL Jayapura Diduga Lakukan Pemerasan Terhadap Distributor Sembako, Tempuh Jalur Hukum!
Kejadian tersebut berawal dari pertengah Januari dimana PT Sinar Balado Papua melakukan pembelian barang sebanyak 31 kontainer dari Surabaya.
Penulis: Yohanes Musanus Palen | Editor: Roy Ratumakin
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Yohanes Musanus Palen
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – PT SPIL Jayapura diduga telah melakukan pemerasan ratusan juta rupiah terhadap satu di antara pengusaha distributor sembako di Kota Jayapura.
Kasus dugaan pemerasan ini terkait dengan penahanan puluhan kontainer sembako milik PT Sinar Balado Papua yang ditahan oleh PT SPIL Jayapura sejak bulan Februari 2023 lalu di Pelabuhan Jayapura.
Sementara itu, atas dugaan pemerasan tersebut dimana PT Sinar Balado Papua telah resmi melaporkan PT SPIL Jayapura dan ekspedisi PT Fatir Samudra Makmur ke Polresta Jayapura Kota.
Baca juga: Gelapkan Sembako Senilai Rp 97 Juta, Tersangka AW Terancam 4 Tahun Penjara
Direktur PT Sinar Balado Papua, Yohanes Uyuto menyampaikan, aksi pemerasan ini terjadi ketika pihaknya memesan sembako sebanyak 31 kontainer dari Kota Surabaya pada Januari 2023.
Ia menjelaskan, kejadian tersebut berawal dari pertengah Januari dimana PT Sinar Balado Papua melakukan pembelian barang sebanyak 31 kontainer dari Surabaya dengan tujuan pengiriman Kota Jayapura.
Kata Yohanes, sesuai estimasi pengiriman barang sembako dari Surabaya sampai Jayapura itu pada awal Februari 2023, namun hingga akhir Februari belum ada titik terang untuk dilakukan doring atau pembongkaran.
“Jadi sekarang masih ada 10 kontainer yang tertahan dari sebelumnya ditahan sebanyak 24 kontainer berisi sembako,” terang Yohanes.
Pihaknya juga telah mengecek langsung ke pelayanan PT SPIL Jayapura, lantaran beberapa kali ini menanyakan barang miliknya melalui ekpedisi PT Fatir Samudra Mamkur selalu mendapatkan jawaban yang tidak masuk akal.
Dikatakan, ekspedisi selalu beralasan kapal rusak, kemudian kapal tertahan di Makassar dan sistem dari pelindo rusak dan berbagai alasan lainnya.
Curiga dengan berbagai alasan yang disampaikan dari ekspedisi PT Fatir Samudra Makmur tersebut, ia pun mengkroscek langsung ke perusahan pelayanan PT SPIL Jayapura.
Dari sana ia mendapatkan kabar jika puluhan kontener barangnya sudah tiba di Pelabuhan Jayapura.
Anehnya lagi, PT SPIL tidak memberitahukan kepada dirinya jika barangnya sudah tiba di Jayapura.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/23052023-Yohanes_Yanes_Uyuto.jpg)