Pemprov Papua
Pemprov Papua Raup PAD Rp 1,6 Miliar dari Eks Venue PON XX
Aloysius mengemukakan, pada tahun 2022 pemanfaatan Venue PON XX Papua baru dimulai Mei hingga akhir Desember.
Penulis: Aldi Bimantara | Editor: Gratianus Silas Anderson Abaa
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Aldi Bimantara
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Dinas Olahraga dan Pemuda (Disorda) Provinsi Papua berhasil meraup Pendapatan Asli Daerah (PAD) senilai Rp 1,6 miliar sepanjang tahun 2022 dengan manfaatkan eks Venue PON XX Papua yang masih dikelola baik.
Hal itu disampaikan Sekretaris Disorda Papua, Aloysius Maurits kepada Tribun-Papua.com di Jayapura, Senin (5/6/2023).
"Kita punya venue ada total sekira 14 venue, tetapi ada 6 venue yang sudah kita hibahkan, serta kami juga mengelola 3 rusun," ujarnya.
Baca juga: Bus Eks Peparnas Mau Dihibahkan ke Ormas, PPDI Kota Jayapura Protes
Aloysius mengemukakan, pada tahun 2022 pemanfaatan Venue PON XX Papua baru dimulai Mei hingga akhir Desember.
"Pada tahun 2023 masih berjalan dan yang paling ramai dipakai ialah GOR Cenderawasih dan Istora Papua Bangkit," ujar Aloysius.
Ia menjelaskan, untuk pemeliharaannya membutuhkan biaya anggaran yang besar termasuk pembayaran listrik.
"Untuk pembayaran listrik rata-rata per bulan bisa mencapai Rp 500 juta, atau untuk 1 tahun itu bisa sampai Rp 6 miliar kalau dirata-ratakan," ujarnya.
Lalu, Aloysius mengatakan soal pemeliharaan venue Akuatik per semester atau 6 bulan total biaya 2,6 miliar dan 1 tahun mencapai Rp 5,2 miliar.
"Kemudian pemeliharaan rumput, khusus untuk Stadion Lukas Enembe pemeliharaan rumputnya sangat ekstra," tandasnya.
Dalam kesempatan itu, pihaknya berharap agar masyarakat ikut dapat menjaga venue-venue eks PON XX yang ada sehingga dapat terus eksis dan berperan sebagai sarana olahraga pemicu prestasi.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/aloysius_maurits.jpg)