Kamis, 16 April 2026

Info Wamena

Kampung Kama di Jayawijaya Kembali Dipicu Literasi

Kegiatan ini dilaksanakan Bripda Silvester Pardomuan D. Pone selaku personel Satgas Binmas Ops Rasaka Cartenz.

Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/Istimewa
Bripda Silvester memberikan materi penjumlahan, mengeja kata, dan menulis pada lima anak binaan Satgas Binmas Noken di Kampung Kama, Distrik Wesaput, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan. 

TRIBUN-PAPUA.COM, WAMENA – Satgas Operasi Rasaka Cartenz 2023 Polda Papua kembali melaksanakan Program Polisi Pi Ajar (Si-Ipar) bagi anak-anak di Kampung Kama, Distrik Wesaput, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, Senin (24/7/2023).

Kegiatan ini dilaksanakan Bripda Silvester Pardomuan D. Pone selaku personel Satgas Binmas Ops Rasaka Cartenz.

Pada kesempatan tersebut, Bripda Silvester memberikan materi penjumlahan, mengeja kata, dan menulis pada lima anak binaan Satgas Binmas Noken.

Baca juga: Kolaborasi Yayasan Berkat Lestari dan Unicef, Berikan Pelatihan Literasi kepada Guru di Merauke

Anak-anak tersebut memiliki latar belakang kurang bersekolah, sehingga program ini diharapkan dapat memberikan mereka motivasi dan gambaran tentang pentingnya kegiatan belajar.

"Dengan memberikan materi ini, kami berharap dapat memberikan motivasi dan gambaran tentang kegiatan SI IPAR kepada anak-anak binaan agar semakin bersemangat dalam belajar," ungkap Bripda Silvester.

 

 

Sementara itu, Kabid Humas Polda Papua, yang juga menjabat sebagai Kasatgas Humas Ops Rasaka Cartenz 2023, Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo memaparkan, bahwa Program Si-Ipar dilakukan secara rutin dengan tujuan memacu semangat anak-anak di wilayah tersebut agar terus meningkatkan kemampuan belajar mereka.

 “Program ini bermanfaat bagi anak-anak yang sebelumnya belum mendapatkan layanan pendidikan formal yang optimal,” paparnya.

Diketahuinya program yang digagas oleh Ops Rasaka Cartenz 2023 merupakan salah satu upaya untuk membantu pemerintah daerah dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), khususnya di bidang pendidikan.

Baca juga: Program Si-Ipar Polri Efektif Tingkatkan Literasi 16 Anak di Jayawijaya

"Kualitas IPM Kabupaten Jayawijaya saat ini masih rendah, yakni dengan angka 58,03," ungkap Kombes Benny.

Diharapkan, melalui program pembelajaran seperti ini, anak-anak di wilayah Jayawijaya bakal memiliki kesempatan yang lebih baik untuk meningkatkan kualitas hidup mereka dan berkontribusi positif bagi pembangunan daerah.

Semangat belajar yang ditumbuhkan melalui kegiatan Si-Ipar diharapkan dapat membawa perubahan positif dalam peningkatan IPM kabupaten tersebut. (*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved